Aktivis Flotila Gaza Cerita Penindasan di Penjara Israel

22 Mei 2026, 05.01

Thumbnail Aktivis Flotila Gaza Cerita Penindasan di Penjara Israel

Aktivis flotila Gaza-bound Global Sumud Flotilla tiba di Turki setelah dibebaskan dari penjara Israel, beberapa aktivis mengaku mengalami penyiksaan dan kekerasan. Mereka mengalami luka-luka dan cedera fisik.

Beberapa aktivis mengaku mengalami kekerasan dan penyiksaan, termasuk dipaksa berjalan dalam posisi tertekuk dan berlutut dalam waktu lama. Mereka juga mengalami kesulitan bernapas dan patah tulang rusuk.

Penindasan di Penjara Israel

Pusat Hukum untuk Hak Minoritas Arab di Israel, Adalah, sebelumnya mengatakan bahwa aktivis mengalami kejutan listrik, kekerasan fisik, dan psikologis. Beberapa aktivis dipaksa untuk berada dalam posisi stres, termasuk berjalan dalam posisi tertekuk dan berlutut dalam waktu lama.

Setelah dibebaskan, para aktivis tiba di Turki dan disambut oleh para pendukung. Mereka membagikan video yang menunjukkan luka-luka dan cedera yang dialami oleh para aktivis.

Dalam perspektif Islam, perlakuan semena-mena terhadap manusia tidak dapat dibenarkan. Islam mengajarkan untuk menghormati dan memperlakukan manusia dengan baik, tanpa memandang latar belakang atau keyakinan.

Dirangkum dari: Middle East Eye