Titik awal
Khulafaur Rasyidin
632–661 M / 11–41 H. Patokan sebelum fase dinasti dan daulah. Lanjut pelajari di halaman Sahabat.

Daftarkan Lembaga
Untuk admin TPQ, pondok, masjid, musholla, atau rumah tahfidz.
Daftar sebagai Santri/Jamaah
Pilih lembaga aktif, lalu gunakan halaman pendaftaran anggotanya.
Sejarah politik umat
Setelah Khulafaur Rasyidin (661 M), politik Islam berkembang ke banyak dinasti dan daulah— sebagian menyambung, sebagian paralel. Disusun kronologis agar mudah dibaca, dilengkapi warisan, tokoh, dan jejak Nusantara.
Istilah
Dalam literatur sejarah Islam, kata daulah (دولة) merujuk pada periode kekuasaan atau dinasti tertentu—seperti Daulah Umayyah, Daulah Abbasiyah, dan Daulah Utsmaniyyah. Halaman ini menyajikan rentang daulah dan dinasti Muslim secara kronologis, dari pusat khilafah hingga kesultanan Nusantara, dengan sudut pandang Ahlus Sunnah wal Jamaah.
Titik awal
632–661 M / 11–41 H. Patokan sebelum fase dinasti dan daulah. Lanjut pelajari di halaman Sahabat.
Cara baca
Sejarah Islam sering bercabang: Abbasiyah, Umayyah Andalus, dan Fatimiyah bisa hidup bersamaan. Halaman ini memetakan berdirinya dinasti dan daulah berpengaruh, bukan memaksa satu rantai tanpa cabang.
661–750 M
Pusat di Damaskus, ekspansi lintas benua, dan peletakan birokrasi Arab.
750–945 M
Baghdad sebagai magnet ilmu; Andalus dan Maghrib membangun pusat paralel.
945–1258 M
Fatimiyah, Seljuk, Ghaznawi, Ayyubiyah, dan pecahan Andalus hidup tumpang tindih.
1250–1517 M
Mamluk menahan Mongol; Kairo menjadi pusat ulama; Delhi menata India utara.
1500–1922 M
Utsmani, Safawi, Mughal; di Nusantara tumbuh Pasai–Malaka–Demak–Aceh–Mataram hingga era kolonial.
Kronologi
Damaskus · 41-132 H
Dinasti besar pertama pasca-Khulafaur Rasyidin yang menata pemerintahan imperium, administrasi Arab, dan ekspansi lintas benua.
Baca lengkap →
Baghdad · 132-656 H
Menggeser pusat dunia Islam ke Irak dan melahirkan era intelektual besar di Baghdad, Basrah, Kufah, dan kota-kota ilmu lain.
Baca lengkap →
Cordoba · 138-422 H
Kelanjutan politik Umayyah di Barat Islam yang menjadikan Cordoba pusat ilmu, seni, urbanisme, dan diplomasi dunia Mediterania.
Baca lengkap →
Walili lalu Fes · 172-363 H
Salah satu dinasti Muslim awal di Maghrib yang membantu Islamisasi wilayah Maroko dan pertumbuhan kota Fes.
Baca lengkap →
Qayrawan · 184-296 H
Menguatkan Islam di Afrika Utara tengah dan membuka jalur ekspansi ke Sicilia sambil tetap mengakui Abbasiyah secara nominal.
Baca lengkap →
· 254-292 H
Salah satu dinasti semi-independen paling awal dari orbit Abbasiyah yang menjadikan Mesir basis militer dan ekonomi kuat.
Baca lengkap →
al-Mahdiyyah lalu Kairo · 297-567 H
Saingan besar Abbasiyah yang membangun kekhalifahan tersendiri dan mendirikan Kairo sebagai kota kekuasaan baru.
Baca lengkap →
Fustat · 323-358 H
Meneruskan pola Mesir semi-independen di bawah bayang-bayang Abbasiyah sebelum akhirnya digantikan Fatimiyah.
Baca lengkap →
Ghazni · 366-582 H
Dinasti Turko-Persia yang memperluas pengaruh Islam ke anak benua India dan membangun patronase sastra Persia.
Baca lengkap →
Nishapur, Rayy, lalu Isfahan · 429-590 H
Seljuk menghidupkan kembali kekuatan politik Sunni dan melindungi orbit Abbasiyah lewat sistem sultanat yang kuat.
Baca lengkap →
Marrakesh · 432-541 H
Menghubungkan Sahara, Maghrib, dan Andalus dalam satu sistem politik yang memperkuat fiqih Maliki.
Baca lengkap →
Marrakesh · 515-667 H
Menggantikan Murabithun dan menguasai ruang Maghrib-Andalus dengan proyek reformasi ideologis dan administrasi baru.
Baca lengkap →
Mosul dan Aleppo · 521-648 H
Zankiyah menjadi pendahulu penting bagi konsolidasi militer Sunni di Syam dan perjuangan melawan Perang Salib.
Baca lengkap →
Firozkoh dan Ghazni · 543-612 H
Dinasti pegunungan Ghur yang melanjutkan dorongan politik Islam ke India utara setelah fase Ghaznawiyah.
Baca lengkap →
Kairo dan Damaskus · 567-658 H
Dinasti Salahuddin yang mengakhiri Fatimiyah dan menyatukan Mesir-Syam untuk menghadapi Perang Salib.
Baca lengkap →
Delhi · 602-932 H
Rangkaian dinasti Muslim di Delhi yang menjadi fondasi pemerintahan Islam besar di anak benua India.
Baca lengkap →
Kairo · 648-923 H
Mamluk mempertahankan pusat dunia Islam barat setelah runtuhnya Baghdad dan menghadapi Mongol serta sisa-sisa Perang Salib.
Baca lengkap →
Bursa, Edirne, lalu Istanbul · 699-1342 H
Kekuasaan Muslim paling panjang dan luas pada era modern awal yang menghubungkan Anatolia, Arab, dan Eropa tenggara.
Baca lengkap →
Tabriz lalu Isfahan · 907-1148 H
Safawiyah membentuk Iran awal modern dan menjadi salah satu poros politik utama dunia Islam pada era senjata api.
Baca lengkap →
Agra, Fatehpur Sikri, lalu Delhi · 932-1274 H
Puncak kekuasaan Muslim di India pada era awal modern dengan ekonomi besar, kota megah, dan patronase budaya luas.
Baca lengkap →
Nusantara
Pelengkap peta global: islamisasi pesisir, bandar, dan politik Jawa–Sumatra.
Di antara kesultanan Islam awal di Nusantara; simpul dagang dan islamisasi pesisir Sumatra.
Detail →
Pusat dagang dan penyebaran Islam di Asia Tenggara sebelum jatuh ke Portugis (1511).
Detail →
Kesultanan Islam awal di Jawa yang berkaitan erat dengan jaringan Walisongo dan peralihan dari Majapahit.
Detail →
Kekuatan Islam maritim yang menentang kolonialisme dan menjadi pusat ulama di Asia Tenggara.
Detail →
Kekuasaan Islam pedalaman Jawa yang menata politik agraris pasca-Demak/Pajang.
Detail →
Pilih dinasti — bola dunia berputar ke wilayahnya. Seret untuk memutar, gulir untuk zoom.
Seret untuk memutar · gulir untuk zoomGeser mendatar untuk memutar
Peta Wilayah
Wilayah bersifat skematik, bukan batas politik presisi. Sorotan mengikuti wilayah inti yang diringkas untuk dinasti ini.
Ibu kota: Damaskus
Wilayah disorot
Ringkasan data: Syam, Irak, Mesir, Afrika Utara, Andalus, Persia hingga Asia Tengah.