Kesultanan 977-1186 M 366-582 H

Dinasti Ghaznawiyah

Dinasti Turko-Persia yang memperluas pengaruh Islam ke anak benua India dan membangun patronase sastra Persia.

Ibu kota

Ghazni

Wilayah inti

Khurasan timur, Afghanistan, dan India utara

Uraian sejarah

Ghaznawiyah adalah dinasti Turko-Persia yang menjadikan Ghazni pusat. Ekspansi ke India utara dan patronase sastra (era Mahmud) menghubungkan Asia Tengah, Iran, dan anak benua.

Warisan

Menjadi penghubung penting antara dunia Iran, Asia Tengah, dan India dalam bidang militer, sastra, dan administrasi.

Sorotan

  • Jembatan Iran–India
  • Patronase sastra Persia
  • Ekspansi ke India utara

Tokoh penting

SebukteginMahmud al-Ghaznawi

Ibrah untuk santri

  • Budaya Persia menjadi lingua franca istana
  • Militer ekspansif butuh legitimasi ilmu/sastra

Bola dunia wilayah (skema)

Bola dunia interaktif wilayah Dinasti Ghaznawiyah: Khurasan, Afghanistan, India utara

Geser mendatar untuk memutar

Peta Wilayah

Wilayah bersifat skematik, bukan batas politik presisi. Sorotan mengikuti wilayah inti yang diringkas untuk dinasti ini.

Ibu kota: Ghazni

Wilayah disorot

KhurasanAfghanistanIndia utara

Ringkasan data: Khurasan timur, Afghanistan, dan India utara.

Catatan adab: Kisah penaklukan dibaca kritis: jangan merayakan kekerasan; fokus pada proses islamisasi dan peradaban.

Sumber sejarah (kronik)

  1. 1. Kitab Tarikh-i Bayhaqi — Abul Fadhl Bayhaqi (w. 470 H)
  2. 2. Kitab Al-Kamil fit-Tarikh — Ibnul Atsir (w. 630 H) , Mahmud bin Sabuktakin
  3. 3. Kitab Kitab al-‘Ibar (Tarikh Ibnu Khaldun) — Ibnu Khaldun (w. 808 H) , Bani Sabuktakin