Dinasti Mughal
Puncak kekuasaan Muslim di India pada era awal modern dengan ekonomi besar, kota megah, dan patronase budaya luas.
Ibu kota
Agra, Fatehpur Sikri, lalu Delhi
Wilayah inti
India utara dan sebagian besar anak benua India
Uraian sejarah
Mughal mencapai puncak kekuasaan Muslim di India dengan ekonomi besar dan patronase seni. Agra, Fatehpur Sikri, dan Delhi menjadi ikon. Dinasti ini berakhir secara efektif di bawah tekanan kolonial Inggris (1857).
Warisan
Warisan arsitektur, administrasi, dan urbanisme Mughal bertahan kuat dalam sejarah Asia Selatan hingga kini.
Sorotan
- •Taj Mahal & urbanisme
- •Ekonomi anak benua
- •Administrasi luas
- •Sinkretisme & ketegangan budaya
Tokoh penting
Ibrah untuk santri
- ✓Kemegahan seni tidak menjamin ketahanan geopolitik
- ✓Administrasi agraria menopang imperium
- ✓Kolonialisme memutus kesinambungan
Bola dunia wilayah (skema)
Seret untuk memutar · gulir untuk zoomGeser mendatar untuk memutar
Peta Wilayah
Wilayah bersifat skematik, bukan batas politik presisi. Sorotan mengikuti wilayah inti yang diringkas untuk dinasti ini.
Ibu kota: Agra, Fatehpur Sikri, lalu Delhi
Wilayah disorot
Ringkasan data: India utara dan sebagian besar anak benua India.
Sumber sejarah (kronik)
- 1. Kitab Baburnama — Zahiruddin Babur (w. 937 H)
- 2. Kitab Akbarnama — Abul Fadhl ‘Allami (w. 1011 H)



