Kesultanan Demak
Kesultanan Islam awal di Jawa yang berkaitan erat dengan jaringan Walisongo dan peralihan dari Majapahit.
Ibu kota
Bintoro Demak
Wilayah inti
Pantai utara Jawa & pengaruh Jawa–Sumatra
Uraian sejarah
Demak menandai fase penting berdirinya kekuasaan Islam di Jawa, beriringan dengan dakwah Walisongo. Ia menjadi pusat politik-pesisir yang menghubungkan dagang, masjid, dan penyebaran syariat secara bertahap di masyarakat agraris-maritim.
Warisan
Masjid Agung Demak, patronase para wali, dan model politik Islam Jawa pesisir.
Sorotan
- •Islam Jawa pesisir
- •Masjid Demak
- •Jaringan Walisongo
Tokoh penting
Ibrah untuk santri
- ✓Dakwah kultural dan politik bisa saling menopang
- ✓Pesisir Jawa adalah laboratorium islamisasi
Bola dunia wilayah (skema)
Seret untuk memutar · gulir untuk zoomGeser mendatar untuk memutar
Peta Wilayah
Wilayah bersifat skematik, bukan batas politik presisi. Sorotan mengikuti wilayah inti yang diringkas untuk dinasti ini.
Ibu kota: Bintoro Demak
Wilayah disorot
Ringkasan data: Pantai utara Jawa & pengaruh Jawa–Sumatra.
Sumber sejarah (kronik)
- 1. Kitab Babad Tanah Jawi — naskah Keraton Mataram (abad 17–18 M) , Raden Patah dan Demak
- 2. Kitab Suma Oriental — Tomé Pires (1515 M), saksi Portugis di Malaka , Jawa: Demak
- 3. Kitab Serat Walisana — dinisbatkan kepada Sunan Giri II (naskah Jawa)



