Kesultanan Sunni 1171-1260 M 567-658 H

Dinasti Ayyubiyah

Dinasti Salahuddin yang mengakhiri Fatimiyah dan menyatukan Mesir-Syam untuk menghadapi Perang Salib.

Ibu kota

Kairo dan Damaskus

Wilayah inti

Mesir, Syam, Hijaz, Yaman pada periode tertentu

Uraian sejarah

Salahuddin mengakhiri Fatimiyah, menyatukan Mesir-Syam, dan memimpin pembebasan al-Quds setelah Hattin. Ayyubiyah menjadi simbol kepemimpinan yang menggabungkan militer, diplomasi, dan citra keadilan. Dinasti kemudian terpecah di cabang keluarga sebelum Mamluk mengambil alih.

Warisan

Pemulihan orientasi Sunni di Mesir, kemenangan Hattin, dan pembebasan al-Quds menjadi simbol terbesarnya.

Sorotan

  • Mengakhiri Fatimiyah
  • Hattin & pembebasan al-Quds
  • Persatuan Mesir–Syam
  • Orientasi Sunni di Mesir

Tokoh penting

Salahuddin al-AyyubiAl-Adil

Ibrah untuk santri

  • Persatuan umat lebih strategis daripada heroisme individu
  • Kemenangan butuh logistik dan moral
  • Citra adil memperkuat legitimasi

Bola dunia wilayah (skema)

Bola dunia interaktif wilayah Dinasti Ayyubiyah: Mesir, Syam / Levant, Hijaz, Yaman, Jazirah / Irak utara

Geser mendatar untuk memutar

Peta Wilayah

Wilayah bersifat skematik, bukan batas politik presisi. Sorotan mengikuti wilayah inti yang diringkas untuk dinasti ini.

Ibu kota: Kairo dan Damaskus

Wilayah disorot

MesirSyam / LevantHijazYamanJazirah / Irak utara

Ringkasan data: Mesir, Syam, Hijaz, Yaman pada periode tertentu.

Catatan adab: Salahuddin diteladani untuk adab dan strategi, tanpa mitologisasi berlebihan.

Sumber sejarah (kronik)

  1. 1. Kitab An-Nawadir as-Sulthaniyah (Sirah Shalahuddin) — Ibnu Syaddad (w. 632 H)
  2. 2. Kitab Ar-Raudhatain fi Akhbar ad-Daulatain — Abu Syamah al-Maqdisi (w. 665 H) , daulah Shalahiyah
  3. 3. Kitab Al-Kamil fit-Tarikh — Ibnul Atsir (w. 630 H) , Shalahuddin dan Hittin
  4. 4. Kitab Al-Bidayah wan-Nihayah — Ibnu Katsir (w. 774 H) , Shalahuddin al-Ayyubi

Disebut dalam kisah ini