Kekhalifahan 750-1258 M 132-656 H

Bani Abbasiyah

Menggeser pusat dunia Islam ke Irak dan melahirkan era intelektual besar di Baghdad, Basrah, Kufah, dan kota-kota ilmu lain.

Ibu kota

Baghdad

Wilayah inti

Irak, Persia, Jazirah, dan jaringan pengaruh luas Sunni

Uraian sejarah

Abbasiyah menggeser pusat ke Irak dan membangun Baghdad. Era Harun ar-Rasyid dan al-Ma’mun sering dikaitkan dengan patronase ilmu, meskipun politiknya kompleks. Abbasiyah lama menjadi payung simbolik sementara kekuasaan efektif berpindah ke dinasti regional (Buwaih, Seljuk, dll.). Kejatuhan Baghdad oleh Mongol (1258) menandai luka besar, meski cabang Abbasiyah sempat dilanjutkan di Kairo di bawah Mamluk.

Warisan

Menjadi payung politik dan simbolik bagi perkembangan hadis, fiqih mazhab, ilmu bahasa, filsafat, astronomi, serta jejaring madrasah klasik.

Sorotan

  • Baghdad sebagai pusat dunia
  • Bayt al-Hikmah & penerjemahan
  • Masa keemasan ilmu
  • Simbol khilafah hingga 1258

Tokoh penting

Abul Abbas as-SaffahAl-MansurHarun ar-RasyidAl-Ma’munNizam al-Mulk (era pengaruh Seljuk)

Ibrah untuk santri

  • Ilmu butuh kota, wakaf, dan keamanan
  • Simbol khilafah ≠ kekuasaan efektif
  • Jaringan ulama lebih awet daripada istana

Bola dunia wilayah (skema)

Bola dunia interaktif wilayah Bani Abbasiyah: Mesir, Syam / Levant, Hijaz, Jazirah / Irak utara, Irak, Persia / Iran, Khurasan, Transoxiana / Asia Tengah

Geser mendatar untuk memutar

Peta Wilayah

Wilayah bersifat skematik, bukan batas politik presisi. Sorotan mengikuti wilayah inti yang diringkas untuk dinasti ini.

Ibu kota: Baghdad

Wilayah disorot

MesirSyam / LevantHijazJazirah / Irak utaraIrakPersia / IranKhurasanTransoxiana / Asia Tengah

Ringkasan data: Irak, Persia, Jazirah, dan jaringan pengaruh luas Sunni.

Catatan adab: Kemegahan Baghdad dibaca bersama adab: jangan mengidolakan greget dunia tanpa menilai keadilan dan ilmu.

Sumber sejarah (kronik)

  1. 1. Kitab Tarikh ar-Rusul wal-Muluk — Ath-Thabari (w. 310 H) , peristiwa tahun 132–302 H
  2. 2. Kitab Al-Kamil fit-Tarikh — Ibnul Atsir (w. 630 H) , daulah Bani Abbas
  3. 3. Kitab Al-Bidayah wan-Nihayah — Ibnu Katsir (w. 774 H) , khalifah-khalifah Bani Abbas
  4. 4. Kitab Al-Muqaddimah — Ibnu Khaldun (w. 808 H) , fasal tentang daulah dan ashabiyah

Disebut dalam kisah ini