Aliran Minyak Hormuz Mencapai Setengah dari Tingkat Pra-Perang

12 Jun 2026, 23.01

Thumbnail Aliran Minyak Hormuz Mencapai Setengah dari Tingkat Pra-Perang

Pejabat AS menyatakan bahwa aliran minyak di Selat Hormuz telah mencapai setengah dari tingkat sebelum perang. Mereka mengawal puluhan kapal setiap malam untuk mengangkut jutaan barel minyak.

Aliran Minyak Meningkat

Menteri Energi AS, Chris Wright, menyatakan bahwa kapal-kapal yang dilindungi oleh AS mengangkut sekitar tujuh juta barel minyak per hari melalui Selat Hormuz. Jumlah ini substantial, sekitar setengah dari yang dilalui sebelum perang AS-Israel melawan Iran dimulai pada 28 Februari.

Wright juga menyatakan bahwa aliran minyak saat ini mendekati setengah dari kesenjangan yang ada, dan terus meningkat. Sementara itu, Menteri Dalam Negeri AS, Doug Burgum, menyatakan bahwa AS mengawal hingga 20 kapal setiap malam keluar dari Selat Hormuz.

Impilkasi Perang terhadap Aliran Minyak

Perang antara AS-Israel dan Iran telah berdampak signifikan terhadap aliran minyak di Selat Hormuz. Namun, upaya pengawalan oleh AS telah membantu meningkatkan aliran minyak dan mengurangi kesenjangan yang ada.

Dalam perspektif Islam Aswaja, penting untuk memahami bahwa konflik dan perang dapat memiliki dampak yang luas terhadap kehidupan manusia dan perekonomian. Oleh karena itu, penting untuk selalu berusaha mencari solusi damai dan menghindari konflik yang dapat membahayakan kehidupan manusia dan lingkungan.

Bacaan ini bagian dari ikhtiar SantriOnline dalam membina generasi muslim Indonesia: aqidah yang kukuh, adab yang hidup, ilmu yang terus tumbuh, dan keterampilan yang siap dipakai.

Dirangkum dari: Middle East Eye