AS Bantu 380 Juta Barel Minyak Lewat Selat Hormuz
9 Jul 2026, 23.01

Komando Pusat AS (Centcom) menyatakan bahwa Iran tidak mengontrol Selat Hormuz, membantah klaim Iran bahwa passage melalui jalur air tersebut hanya diizinkan melalui rute yang ditentukan oleh Iran.
Peran AS dalam Mengamankan Jalur Perdagangan Internasional
Sejak awal Mei, pasukan AS telah membantu memfasilitasi transisi lebih dari 800 kapal komersial dan 380 juta barel minyak mentah melalui koridor perdagangan internasional.
Hal ini terjadi setelah laporan dari Lloyd’s List Intelligence bahwa transisi kapal-kapal yang dapat dilacak melalui jalur Omani yang dikoordinasikan AS telah berhenti total akibat eskalasi terbaru antara AS dan Iran.
Klaim Iran dan Tanggapan AS
Media negara Iran mengklaim bahwa transisi melalui Selat Hormuz hanya diizinkan melalui rute yang ditentukan oleh Iran. Namun, AS membantah klaim ini dan menegaskan bahwa Iran tidak mengontrol Selat Hormuz.
Konteks Umum
Selat Hormuz merupakan jalur perairan strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab dan merupakan salah satu jalur perdagangan minyak terpenting di dunia.
Stabilitas dan keamanan di Selat Hormuz sangat penting bagi perdagangan internasional dan perekonomian global.
Pelajaran dan Refleksi
Peran AS dalam mengamankan jalur perdagangan internasional menunjukkan pentingnya kerja sama dan diplomasi internasional dalam menjaga stabilitas dan keamanan global.
Hal ini juga menekankan pentingnya memahami konteks dan latar belakang suatu isu untuk menghindari kesalahpahaman dan konflik.
