AS Perlu Pindahkan Pangkalan Militer dari Teluk ke Israel
6 Jul 2026, 23.02

Mantan komandan US Central Command (Centcom), Jenderal Frank McKenzie, mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) perlu memindahkan pangkalan militernya dari Teluk ke Israel untuk melindungi aset-asetnya dari serangan Iran.
Perang Iran: Bukan Waktu yang Tepat untuk Pangkalan di Teluk
Menurut McKenzie, perang Iran telah menunjukkan bahwa sistem pangkalan saat ini di Teluk sudah tidak efektif lagi. Ia mengatakan bahwa AS perlu mempertimbangkan untuk memindahkan pangkalan militernya ke Israel, Mesir, dan Arab Saudi.
McKenzie menyarankan agar AS memindahkan pangkalan militernya ke Israel karena negara itu menawarkan akses yang lebih baik dan lebih sedikit pembatasan. Ia juga mengatakan bahwa Israel memiliki sistem pertahanan udara yang lebih baik daripada negara-negara Teluk.
Konteks Umum: Perang Iran dan Sistem Pangkalan AS
Perang Iran telah menunjukkan bahwa sistem pangkalan AS di Teluk rentan terhadap serangan Iran. AS telah kehilangan beberapa pangkalan militernya di Teluk akibat serangan Iran, termasuk pangkalan udara di Bahrain dan Qatar.
McKenzie mengatakan bahwa AS perlu mempertimbangkan untuk memindahkan pangkalan militernya ke negara-negara yang lebih aman dan memiliki akses yang lebih baik. Ia menyarankan agar AS memindahkan pangkalan militernya ke Israel, Mesir, dan Arab Saudi.
Pelajaran dan Refleksi
Perang Iran telah menunjukkan bahwa sistem pangkalan AS di Teluk sudah tidak efektif lagi. AS perlu mempertimbangkan untuk memindahkan pangkalan militernya ke negara-negara yang lebih aman dan memiliki akses yang lebih baik.
McKenzie mengatakan bahwa AS perlu mempertimbangkan untuk memindahkan pangkalan militernya ke Israel, Mesir, dan Arab Saudi. Ia menyarankan agar AS memindahkan pangkalan militernya ke negara-negara yang lebih aman dan memiliki akses yang lebih baik.
