Demokrat Kritik Rencana Perjanjian AS-Iran
14 Jun 2026, 05.01

Para anggota parlemen Demokrat di AS telah mengeluarkan kecaman terhadap rencana perjanjian antara Presiden Donald Trump dan Iran. Mereka mempertanyakan apakah perjanjian tersebut akan membawa dampak yang berarti setelah konflik yang berkepanjangan.
Adam Schiff, seorang senator dari California, menulis di media sosial bahwa Presiden Trump telah membuat banyak janji yang tidak ditepati. Ia juga menyoroti bahwa Trump telah memulai perang baru tanpa mengurangi biaya dan hal tersebut telah merugikan rakyat AS.
Kritik Pedas dari Seth Moulton
Seth Moulton, anggota parlemen lainnya, mengkritik perjanjian tersebut dengan keras, menyebutnya sebagai 'dokumen menyerah'. Dalam wawancara dengan MS Now, Moulton menyatakan bahwa perjanjian tersebut buruk dan tidak seimbang. Ia mempertanyakan apakah membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri konflik tersebut membenarkan biaya dan korban manusia yang telah dikeluarkan.
Bacaan ini bagian dari ikhtiar SantriOnline dalam membina generasi muslim Indonesia: aqidah yang kukuh, adab yang hidup, ilmu yang terus tumbuh, dan keterampilan yang siap dipakai.



