Ibu dan Anak Perempuan dalam Lingkungan Rumah Tangga yang Berbahaya
14 Jun 2026, 23.01

Sebuah pertanyaan yang diajukan kepada Shaykh Muhammad Carr tentang bagaimana dua bersaudari dan ibu mereka dapat dengan aman menghadapi situasi rumah tangga yang berbahaya dengan anggota keluarga laki-laki yang melakukan serangan verbal dan ancaman kekerasan fisik.
Menavigasi Situasi yang Berbahaya
Mereka tidak dapat meninggalkan rumah karena ketergantungan finansial dan sosial. Dalam situasi seperti ini, sangat penting untuk mencari bantuan dan dukungan dari orang-orang yang dapat dipercaya, seperti kerabat, teman, atau organisasi yang membantu korban kekerasan dalam rumah tangga.
Shaykh Muhammad Carr menyarankan bahwa mereka harus mencari cara untuk meningkatkan kemandirian finansial dan sosial, sehingga mereka dapat meninggalkan situasi yang berbahaya tersebut. Selain itu, mereka juga harus mencari bantuan dari pihak berwenang, seperti polisi atau organisasi yang membantu korban kekerasan dalam rumah tangga.
Perspektif Islam
Dalam Islam, kekerasan dalam rumah tangga tidak diperbolehkan. Allah SWT melarang kekerasan dan perbuatan zalim dalam rumah tangga. Sebagai umat Islam, kita harus menjaga dan melindungi anggota keluarga, terutama ibu dan anak-anak, dari kekerasan dan perlakuan yang tidak adil.
Bacaan ini bagian dari ikhtiar SantriOnline dalam membina generasi muslim Indonesia: aqidah yang kukuh, adab yang hidup, ilmu yang terus tumbuh, dan keterampilan yang siap dipakai.



