Iran Gunakan Psikolog untuk Hadapi Kelakuan Trump
15 Jun 2026, 23.01

Iran melibatkan psikolog dalam tim penasihat mereka selama perundingan tidak langsung dengan Amerika Serikat untuk membantu menghadapi kelakuan Presiden Donald Trump yang dianggap 'psikopat'.
Melansir laporan dari Drop Site News, psikolog tersebut membantu menilai keadaan mental Trump dan menyusun pesan yang akan disampaikan kepadanya melalui perantara regional.
Strategi Baru
Seorang pejabat Iran mengungkapkan bahwa mereka menambahkan dua psikolog senior ke dalam lingkaran penasihat perundingan untuk membentuk pesan yang tepat untuk Trump dari sudut pandang mengelola pola perilaku yang dianggap psikopat.
Psikolog tersebut bergabung setelah putaran pertama perundingan bilateral di Islamabad pada April, ketika kedua belah pihak saling menukar syarat untuk memungkinkan nota kesepahaman.
Menurut pejabat tersebut, reaksi Trump telah membaik secara signifikan sejak mereka mulai menerapkan rekomendasi dari para psikolog ke dalam pesan dan komunikasi tertulis mereka.
Bacaan ini bagian dari ikhtiar SantriOnline dalam membina generasi muslim Indonesia: aqidah yang kukuh, adab yang hidup, ilmu yang terus tumbuh, dan keterampilan yang siap dipakai.



