Iran Sebut Tawaran Berakhirnya Perang dengan AS 'Legitim' dan 'Murah Hati'
11 Mei 2026, 11.01
Iran telah menggambarkan proposalnya untuk mengakhiri perang dengan Amerika Serikat (AS) sebagai 'legitim' dan 'murah hati'. Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, proposal tersebut mencakup beberapa poin penting.
Tawaran Iran
Baghaei menyebutkan bahwa Iran menuntut penghentian perang, pengangkatan blokir, dan pembajakan, serta pelepasan aset-aset Iran yang dibekukan secara tidak adil di bank-bank akibat tekanan AS.
Iran juga menuntut jalur pelayaran yang aman melalui Selat Hormuz serta pendirian keamanan di wilayah tersebut dan Lebanon. Menurut Baghaei, tuntutan-tuntutan ini merupakan tawaran yang 'murah hati' dan 'bertanggung jawab' bagi keamanan regional.
