Iran Serang Aset Militer AS di Teluk dan Yordania

12 Jul 2026, 11.02

Thumbnail Iran Serang Aset Militer AS di Teluk dan Yordania

Iran melakukan serangan rudal dan drone terhadap sejumlah negara Teluk dan Yordania setelah Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan terhadap kota-kota di Iran.

Penyerangan AS terhadap Iran

AS melancarkan serangan terhadap Iran pada hari Minggu, setelah pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) menembak sebuah kapal kontainer yang terdaftar di Siprus karena dianggap berlayar dengan rute yang tidak sah melalui Selat Hormuz.

IRGC kemudian mengaku menyerang kapal lain yang dituduh melanggar peraturan. Media negara Iran melaporkan bahwa ledakan-ledakan terdengar di Bandar Abbas, Sirik, Jask, Pulau Qeshm, dan Provinsi Khuzestan.

Reaksi Negara-negara Teluk

Beberapa jam kemudian, sirene peringatan udara terdengar di Bahrain dan Uni Emirat Arab (UEA), sementara Qatar mengatakan bahwa mereka menangkap serangan rudal yang menyebabkan tiga orang, termasuk seorang anak, terluka.

Kuwait mengatakan bahwa mereka juga bekerja untuk menangkap serangan, sementara Yordania mengatakan bahwa tiga rudal Iran jatuh di wilayah mereka.

Penjelasan IRGC

IRGC mengaku telah menghancurkan pusat komando dan hangar drone di Yordania, menargetkan situs radar AS di Kuwait, dan menghancurkan pusat perawatan jet dan fasilitas komando di Qatar.

Di Oman, mereka mengaku telah menghancurkan pusat dukungan logistik untuk kapal perang dan fasilitas pengisian bahan bakar untuk kapal induk AS di pelabuhan Duqm, Oman.

Konteks Umum

Konflik antara Iran dan AS telah meningkat dalam beberapa hari terakhir, dengan kedua negara melakukan serangan terhadap satu sama lain.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat internasional tentang kemungkinan terjadinya perang skala besar di wilayah Timur Tengah.

Pelajaran dan Refleksi

Konflik ini mengingatkan kita tentang pentingnya diplomasi dan dialog dalam menyelesaikan konflik internasional.

Umat Islam harus mengutamakan perdamaian dan keamanan, serta menghindari tindakan yang dapat memicu kekerasan dan konflik.

Kita harus berdoa untuk perdamaian dan keamanan di wilayah Timur Tengah dan seluruh dunia.

Dirangkum dari: Middle East Eye