Iran Tuntut Kedaulatan Atas Selat Hormuz
11 Mei 2026, 05.00
Iran menuntut kedaulatan penuh atas Selat Hormuz dalam kontra proposal untuk mengakhiri konflik dengan AS dan Israel.
Menurut laporan media negara Iran, proposal ini juga menuntut pengangkatan semua sanksi, ganti rugi atas kerusakan perang, dan pelepasan aset Iran yang dibekukan.
Penolakan dari AS
Proposal ini disampaikan kepada Washington melalui perantara Pakistan pada hari Minggu. Namun, Presiden AS Donald Trump menolak proposal ini dan menyebutnya sebagai "tidak dapat diterima".
Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa negosiasi tidak berarti menyerah, dan Iran tidak akan pernah menyerah kepada musuh.
Dirangkum dari: Middle East Eye
