Israel Serang Iran, 30 Rudal Ditembakkan

8 Jun 2026, 11.00

Thumbnail Israel Serang Iran, 30 Rudal Ditembakkan

Tentara Israel melaporkan bahwa Iran telah menembakkan hampir 30 rudal balistik ke Israel sejak malam minggu. Ini merupakan pertukaran tembakan langsung pertama antara kedua negara sejak gencatan senjata diumumkan pada April.

Penyerangan

Seorang pejabat militer Israel mengatakan bahwa rezim Iran telah memulai penembakan rudal balistik ke Israel pada malam hari. Menurutnya, hampir 30 rudal telah diluncurkan. Gerakan Houthi di Yaman juga menembakkan dua rudal terpisah ke Israel.

Tentara Israel sebelumnya melaporkan bahwa mereka telah menyerang beberapa target di kompleks petrokimia di Mahshahr, Iran barat daya, sebagai balasan. Pejabat Israel mengatakan bahwa lokasi tersebut memproduksi bahan kimia yang digunakan dalam rudal balistik yang ditembakkan ke Israel. Ia menambahkan bahwa serangan tersebut telah mengganggu kemampuan Iran untuk memproduksi "berbagai jenis senjata".

Tentara Israel juga melaporkan bahwa mereka telah menyerang sistem pertahanan udara Iran. Pejabat Israel menambahkan bahwa Kepala Staf Angkatan Darat Israel, Letnan Jenderal Eyal Zamir, telah berbicara dua kali dengan kepala Komando Pusat AS dalam sehari untuk membahas situasi tersebut.

Akibat

Sirene serangan udara berbunyi di seluruh wilayah utara dan tengah Israel pada hari Senin, sementara ledakan terdengar di atas Yerusalem, dilaporkan oleh jurnalis AFP.

Pertukaran tembakan ini menandai pertukaran tembakan langsung pertama antara Israel dan Iran sejak gencatan senjata pada 8 April dalam perang Timur Tengah.

Perspektif Islam

Sebagai umat Islam, kita harus selalu mengingatkan diri kita untuk menjaga perdamaian dan menghindari konflik. Kita harus berdoa untuk perdamaian dan keamanan di seluruh dunia, terutama di wilayah yang dilanda konflik. Kita juga harus mendukung upaya-upaya untuk mencapai perdamaian dan menghormati hak-hak asasi manusia.

Bacaan ini bagian dari ikhtiar SantriOnline dalam membina generasi muslim Indonesia: aqidah yang kukuh, adab yang hidup, ilmu yang terus tumbuh, dan keterampilan yang siap dipakai.

Dirangkum dari: Middle East Eye