Keluarga Terlantar: Tanggung Jawab Laki-laki

30 Jul 2026, 23.05

Thumbnail Keluarga Terlantar: Tanggung Jawab Laki-laki

Perkawinan dalam Islam adalah perjanjian mitsaqan ghalizan yang sangat kuat dan suci. Perjanjian ini tidak hanya antara laki-laki dan perempuan, tetapi juga dengan Allah SWT untuk melaksanakan kewajiban sebagai suami, istri, ayah, dan ibu.

Tanggung Jawab Laki-laki

Laki-laki memiliki tanggung jawab besar dalam memimpin dan menjaga keluarga. Menelantarkan istri dan anak-anak bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga pelanggaran syariat Islam.

Dalam Islam, laki-laki diwajibkan untuk menjadi pemimpin yang adil dan bijaksana dalam keluarga. Mereka harus memastikan bahwa kebutuhan dasar keluarga terpenuhi, termasuk kebutuhan spiritual, emosional, dan materi.

Konteks Umum

Menelantarkan keluarga adalah masalah yang kompleks dan memerlukan perhatian dari berbagai pihak. Pemerintah, masyarakat, dan keluarga harus bekerja sama untuk mencegah dan mengatasi masalah ini.

Dalam masyarakat, penting untuk mempromosikan nilai-nilai keluarga yang kuat dan menghargai peran laki-laki sebagai pemimpin keluarga. Pendidikan dan kesadaran tentang tanggung jawab laki-laki dalam keluarga juga sangat penting.

Pelajaran dan Adab

Sebagai umat Islam, kita harus memahami dan mengamalkan ajaran-ajaran Islam tentang keluarga dan tanggung jawab laki-laki. Kita harus menghargai peran laki-laki sebagai pemimpin keluarga dan mendukung mereka dalam menjalankan tanggung jawabnya.

Kita juga harus mempromosikan adab dan akhlak yang baik dalam keluarga, seperti kasih sayang, kejujuran, dan keadilan. Dengan demikian, kita dapat membangun keluarga yang kuat dan harmonis, serta mencegah masalah menelantarkan keluarga.

Bacaan ini bagian dari ikhtiar SantriOnline dalam membina generasi muslim Indonesia: aqidah yang kukuh, adab yang hidup, ilmu yang terus tumbuh, dan keterampilan yang siap dipakai.

Dirangkum dari: Bincang Syariah