Kewajiban Agama Anak dengan Disabilitas Kognitif
9 Jun 2026, 23.01

Dalam Islam, setiap individu memiliki kewajiban agama yang harus dipenuhi sesuai dengan kemampuan dan kondisi mereka. Bagi anak dengan disabilitas kognitif, kewajiban agama mereka perlu dipahami dan diterapkan dengan bijak.
Kewajiban Agama dan Disabilitas Kognitif
Anak dengan disabilitas kognitif memiliki kemampuan yang terbatas dalam memahami dan melaksanakan kewajiban agama. Oleh karena itu, caregiver perlu memahami cara mendidik dan mendisiplinkan mereka dengan penuh kasih sayang dan kebijaksanaan.
Menurut Shaykh Faraz Rabbani, anak dengan disabilitas kognitif perlu diperlakukan dengan penuh kebaikan dan kesabaran. Mereka perlu dibimbing dan dididik dengan cara yang sesuai dengan kemampuan mereka, sehingga mereka dapat memahami dan melaksanakan kewajiban agama dengan baik.
Bacaan ini bagian dari ikhtiar SantriOnline dalam membina generasi muslim Indonesia: aqidah yang kukuh, adab yang hidup, ilmu yang terus tumbuh, dan keterampilan yang siap dipakai.



