Makna Malam dalam Beribadah
18 Mei 2026, 05.01
Malam dalam Islam diawali sejak waktu Maghrib. Namun, banyak yang beranggapan bahwa shalat malam (qiyam al-layl) khusus dilakukan setelah shalat Isya. Pertanyaan yang sering muncul adalah apakah keutamaan beribadah di malam hari dalam Al-Qur'an dan hadits hanya merujuk pada waktu setelah Isya atau apakah setiap amalan ibadah antara Maghrib hingga Fajr juga memiliki keutamaan tersebut.
Keutamaan Beribadah di Malam Hari
Dalam Islam, beribadah di malam hari memiliki keutamaan yang besar. Ini termasuk shalat malam, membaca Al-Qur'an, dan melakukan amalan-amalan ibadah lainnya. Keutamaan ini tidak terbatas pada waktu setelah Isya saja, melainkan mencakup seluruh waktu malam, dari Maghrib hingga Fajr.
Oleh karena itu, setiap amalan ibadah yang dilakukan di malam hari, baik sebelum maupun setelah shalat Isya, memiliki keutamaan dan pahala yang besar. Ini menekankan pentingnya memanfaatkan waktu malam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
