Netanyahu Sarankan Penempatan Pasukan AS untuk Menghadapi Iran
11 Mei 2026, 11.00
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengisyaratkan kemungkinan penempatan pasukan AS di Iran dalam wawancara dengan CBS.
Penempatan Pasukan AS
Netanyahu menyatakan bahwa konflik belum berakhir dan menekankan perlunya serangan darat untuk mengambil materi nuklir Iran. Ia menolak untuk memberikan timeline pasti untuk penempatan pasukan, tetapi menyatakan bahwa Presiden AS Donald Trump setuju dengan pendapatnya.
Menurut laporan media AS, Presiden Trump terkejut bahwa serangan awal tidak cukup untuk membuat Iran menyerah. Sebaliknya, Tehran melancarkan kampanye perlawanan yang gigih terhadap AS dan Israel, menyerang pangkalan militer AS di Teluk, infrastruktur militer Israel, dan memblokir akses ke Selat Hormuz, titik kunci energi.
Perang di Iran
Netanyahu juga menyatakan bahwa ia ingin mengakhiri bantuan AS untuk Israel, yang biasanya berjumlah $3,8 miliar per tahun, tetapi meningkat secara signifikan selama perang. Ia malah mengusulkan kemitraan militer, di mana AS akan berbagi persenjataan dengan Israel.
Sementara itu, sentimen di kalangan rakyat Iran bahwa AS dan Israel akan melanjutkan serangan mereka setelah mereka pulih dari kerugian. Ini menimbulkan kekhawatiran tentang kemungkinan eskalasi konflik di wilayah tersebut.
