Parlemen AS Tolak Usul Hentikan Dukungan Perang Israel di Lebanon

5 Jun 2026, 11.00

Thumbnail Parlemen AS Tolak Usul Hentikan Dukungan Perang Israel di Lebanon

Sebuah resolusi untuk mengakhiri dukungan AS terhadap perang Israel di Lebanon ditolak oleh sebagian besar anggota parlemen dari partai Demokrat. Sebanyak 324 anggota parlemen dari kedua belah pihak menolak resolusi tersebut, sementara hanya 92 orang yang mendukungnya.

Kongreswan Rashida Tlaib dari Michigan memaksa suatu pemungutan suara atas resolusi kekuasaan perangnya untuk mengakhiri partisipasi AS dalam apa yang dia sebut sebagai "perang genosida terhadap Lebanon". Dia menuduh pemerintah AS memberikan dukungan logistik dan intelijen kepada Israel, termasuk penjualan senjata.

Menurutnya, sejak awal Maret, militer Israel telah membunuh lebih dari 3.500 orang di Lebanon, termasuk 128 petugas medis dan pekerja kesehatan. Militer Israel juga melakukan pemboman terhadap ambulans, fasilitas medis, dan rumah-rumah, yang menyebabkan 20 persen penduduk terpaksa mengungsi.

Perspektif Islam Aswaja

Dalam perspektif Islam Aswaja, perang dan kekerasan tidak dapat diterima sebagai cara untuk menyelesaikan konflik. Islam mengajarkan pentingnya perdamaian, cinta kasih, dan saling menghormati antara sesama manusia. Oleh karena itu, umat Islam harus terus mendorong upaya perdamaian dan menentang kekerasan dalam bentuk apapun.

Bacaan ini bagian dari ikhtiar SantriOnline dalam membina generasi muslim Indonesia: aqidah yang kukuh, adab yang hidup, ilmu yang terus tumbuh, dan keterampilan yang siap dipakai.

Dirangkum dari: Middle East Eye