Peluncuran 1001 Wanita

30 Jul 2026, 05.05

Thumbnail Peluncuran 1001 Wanita

Peluncuran global buku 1001 Wanita: Perempuan Muslim Awal di Sains, Kedokteran, Seni, dan Manajemen oleh Profesor Salim Al-Hassani, Presiden FSTC, berlangsung pada 15 Juli 2026, dalam sebuah webinar Zoom antara pukul 18.00-20.00 waktu Inggris.

Acara Peluncuran

Acara ini menampilkan pembicara terkemuka dari seluruh dunia yang membagikan refleksi singkat tentang buku dan signifikansinya, termasuk pesan video dari Rt Hon Lucy Powell, Anggota Parlemen Buruh untuk Manchester Central dan Sekretaris Negara untuk Pendidikan; Dr. Wan Azizah, Ibu Negara Malaysia; HE Dubes Libya untuk Oman, Hajar El-Nami; dan Dr. Naushaba Hasan Murad, Ketua Institut Pembelajaran dan Kepemimpinan Wanita, Pakistan.

Pembicara lainnya menyampaikan pidato secara langsung dari HRH Putri Adelah bint Abdullah dari Arab Saudi; Prof. Salwa Al-Noori di Universitas Washington; Prof. Wijdan Enad, Fakultas Pendidikan untuk Wanita, Universitas Baghdad; Dr. Sahira Dar, Presiden Asosiasi Medis Islam Britania Raya (BIMA); Prof. Rana Dajani, Universitas Hashemite, Yordania; Zara Mohammed, Mantan Sekretaris Jenderal Dewan Muslim Britania Raya (MCB); Dr. Dilara Tekden Kirgiz, Spesialis kesehatan wanita, Turki; A. M. Dassu, Penulis buku anak-anak terkenal internasional, Inggris dan Dr. Anne-Maria Brennan, Universitas Kent.

Konteks Umum

Buku 1001 Wanita: Perempuan Muslim Awal di Sains, Kedokteran, Seni, dan Manajemen ini membahas tentang peran perempuan Muslim dalam berbagai bidang sejak awal sejarah Islam. Buku ini menyoroti kontribusi perempuan Muslim dalam sains, kedokteran, seni, dan manajemen, serta peran mereka dalam memajukan masyarakat.

Peran perempuan Muslim dalam sejarah Islam sangat penting dan telah memberikan kontribusi signifikan dalam berbagai bidang. Mereka telah menjadi ilmuwan, dokter, seniman, dan pemimpin yang sukses, serta telah memainkan peran penting dalam memajukan masyarakat.

Pelajaran dan Refleksi

Buku 1001 Wanita: Perempuan Muslim Awal di Sains, Kedokteran, Seni, dan Manajemen ini memberikan pelajaran dan refleksi yang sangat berharga tentang peran perempuan Muslim dalam sejarah Islam. Buku ini menunjukkan bahwa perempuan Muslim telah memiliki peran penting dalam memajukan masyarakat sejak awal sejarah Islam.

Oleh karena itu, kita harus menghargai dan menghormati peran perempuan Muslim dalam sejarah Islam dan memberikan mereka kesempatan yang sama untuk berkontribusi dalam berbagai bidang. Kita juga harus memastikan bahwa perempuan Muslim memiliki akses yang sama ke pendidikan dan pelatihan, sehingga mereka dapat memajukan masyarakat dan mencapai tujuan mereka.

Di akhir acara, Prof. Sharif Kaf Al-Ghazal, Wakil Presiden FSTC, menyampaikan kata penutup. Acara peluncuran buku 1001 Wanita: Perempuan Muslim Awal di Sains, Kedokteran, Seni, dan Manajemen ini sangat penting dan memberikan inspirasi bagi perempuan Muslim di seluruh dunia.

Bacaan ini bagian dari ikhtiar SantriOnline dalam membina generasi muslim Indonesia: aqidah yang kukuh, adab yang hidup, ilmu yang terus tumbuh, dan keterampilan yang siap dipakai.

Dirangkum dari: Muslim Heritage