Warga Beirut Selatan Mengungsi

26 Mei 2026, 05.01

Thumbnail Warga Beirut Selatan Mengungsi

Warga Beirut Selatan mulai meninggalkan daerah mereka karena khawatir akan eskalasi konflik. Hal ini terjadi setelah Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengeluarkan ancaman baru, seperti dilaporkan oleh Al Jazeera Arabic.

Keluar warga Beirut Selatan ini terjadi saat Israel memperkuat operasi militer di Lebanon selatan dan Lembah Bekaa timur. Dalam pesan video pada hari Senin, Netanyahu menandakan adanya eskalasi lebih lanjut dalam kampanye, dengan mengatakan bahwa Israel tidak akan mengurangi tekanan militer dan malah memerintahkan pasukan untuk memperkuat operasi.

Pengungsi dan Kekhawatiran Warga

Pengembangan ini meningkatkan kekhawatiran di antara warga di daerah padat penduduk Beirut bahwa konflik bisa meluas lebih jauh. Warga khawatir akan dampak konflik yang semakin parah dan berdampak pada kehidupan sehari-hari mereka.

Dirangkum dari: Middle East Eye