← Kembali ke Perpustakaan Kitab
Bahasa Arab Dasar Lanjutan

Bahasa Arab Dasar 2

Kelanjutan jilid 1 yang mulai membawa santri dari kalimat sangat sederhana ke pola fi'il, negasi, perbandingan, angka, dan mudhari ala pembelajaran web SantriOnline.

Level

Dasar Lanjutan

Modul

8

Diperbarui

20 April 2026

Arah Belajar

Materi ini diadaptasi secara orisinal dari tema-tema utama Panduan Durusul Lughah al-Arabiyah 2: jenis kalimat, negasi jumlah ismiyyah, isim tafdhil, bilangan 11-20, fi'il madhi, fa'il dan maf'ul bih, fi'il mudhari, amr, nahi, nasb-jazm dasar, bentuk mutsanna, hingga pengantar fi'il shahih dan mu'tall. Jalurnya disusun ulang agar santri tidak tenggelam dalam detail sekaligus, tetapi tetap menangkap pola besar bahasa Arab dasar-menengah.

Informasi Kitab

Penulis/Penyusun

Tim SantriOnline

Kategori

Bahasa Arab

Madzhab

Belum diisi

Level

Dasar Lanjutan

Jalur/Modul

8 modul

Posisi/Jilid

Jilid 2

Tag Utama

Bahasa ArabFi'ilMudhariDurusul Lughah

Reader Awal

Ringkasan kitab dan arah belajar

Ringkasan

Kelanjutan jilid 1 yang mulai membawa santri dari kalimat sangat sederhana ke pola fi'il, negasi, perbandingan, angka, dan mudhari ala pembelajaran web SantriOnline.

Deskripsi

Materi ini diadaptasi secara orisinal dari tema-tema utama Panduan Durusul Lughah al-Arabiyah 2: jenis kalimat, negasi jumlah ismiyyah, isim tafdhil, bilangan 11-20, fi'il madhi, fa'il dan maf'ul bih, fi'il mudhari, amr, nahi, nasb-jazm dasar, bentuk mutsanna, hingga pengantar fi'il shahih dan mu'tall. Jalurnya disusun ulang agar santri tidak tenggelam dalam detail sekaligus, tetapi tetap menangkap pola besar bahasa Arab dasar-menengah.

Tujuan Kitab

Mengenali peralihan dari kalimat nominal sederhana ke kalimat verbal yang lebih hidup.
Memahami negasi, perbandingan, angka dasar, serta perubahan bentuk kata kerja lampau dan sedang-akan.
Membiasakan diri membaca subjek, objek, dan tanda i'rab praktis tanpa harus takut pada istilah yang terasa berat.
Menyiapkan fondasi sebelum masuk ke bahasan i'rab yang lebih sistematis pada jilid berikutnya.

Catatan Sumber

Diadaptasi dari PDF "Panduan Durusul Lughah al-Arabiyah 2" dan disusun agar siap dilanjutkan ke pola seri dinamis SantriOnline. Sumber PDF masih bisa dipindah ke pusat konten tanpa mengubah struktur materi.

Disclaimer

Materi kitab ini untuk pembelajaran. Untuk masalah hukum dan amaliah, tetap utamakan bimbingan guru/ustadz.

Bab Kitab

Daftar bab kitab ini

Setiap bab sekarang punya halaman sendiri agar belajar tidak menumpuk di satu halaman.

Bab 1 Jumlah ismiyyah, jumlah fi'liyyah, dan partikel pembuka makna.

Modul 1: Peta Kalimat dan Partikel Awal

Jilid kedua dimulai dengan peta besar. Santri perlu tahu sejak awal bahwa bahasa Arab tidak hanya berisi kalimat nominal, tetapi juga kalimat verbal yang punya ritme berbeda. Pada tahap ini juga mulai dikenalkan partikel yang memberi rasa penegasan, harapan, atau pilihan.

Jumlah ismiyyah dibuka dengan isim, sedangkan jumlah fi'liyyah dibuka dengan fi'il.
Perubahan jenis kalimat akan mengubah cara kita membaca subjek dan keterangan sesudahnya.
3 contoh 3 latihan
Buka Bab
Bab 2 لَيْسَ, kalimat negatif nominal, dan isim tafdhil.

Modul 2: Negasi dan Perbandingan

Setelah mengenal struktur kalimat, santri belajar menolakkan makna dan membandingkan sifat. Ini membuat bahasa Arab yang dibaca mulai terasa natural: tidak baru, lebih baik, paling besar, dan seterusnya.

لَيْسَ lazim dipakai untuk menegasikan jumlah ismiyyah.
Khabar setelah لَيْسَ perlu diperhatikan kedudukannya dalam kalimat.
3 contoh 3 latihan
Buka Bab
Bab 3 Bilangan belasan, ma'dud, dan gender maskulin-feminin.

Modul 3: Bilangan 11-20 dan Kesesuaian Jenis

Bagian angka sering membuat santri bingung karena ada hubungan antara angka, jenis kata yang dihitung, dan posisi kata dalam kalimat. Modul ini merapikan pola 11-20 agar lebih mudah diingat.

Bilangan 11 dan 12 memiliki pola yang lebih dekat dengan jenis kata yang dihitung.
Bilangan 13 sampai 19 menuntut perhatian pada bagian pertama dan bagian kedua angka.
3 contoh 3 latihan
Buka Bab
Bab 4 Fi'il madhi, dhamir pelaku, dan bentuk negatif lampau.

Modul 4: Fi'il Madhi dan Perubahan Subjek

Di modul ini santri benar-benar masuk ke dunia kata kerja. Mereka tidak lagi membaca fi'il sebagai bentuk beku, tetapi sebagai pola yang berubah mengikuti pelakunya.

Fi'il madhi menjadi pintu masuk utama untuk membaca aksi yang sudah selesai.
Perubahan akhir fi'il banyak ditentukan oleh pelakunya: saya, kamu, dia, mereka.
3 contoh 3 latihan
Buka Bab
Bab 5 Subjek kalimat verbal, objek langsung, dan arah makna tindakan.

Modul 5: Fa'il dan Maf'ul Bih

Setelah fi'il dipahami, santri perlu tahu siapa pelakunya dan apa yang dikenai tindakan. Di sinilah konsep fa'il dan maf'ul bih mulai terasa sangat praktis.

Fa'il adalah pelaku dalam jumlah fi'liyyah.
Maf'ul bih adalah objek yang dikenai tindakan langsung.
3 contoh 3 latihan
Buka Bab
Bab 6 Makna sedang-akan, tasrif mudhari, dan pengenalan perubahan i'rab.

Modul 6: Fi'il Mudhari dan Konjugasi Dasar

Fi'il mudhari membawa santri ke makna yang sedang berlangsung atau akan datang. Di sini mereka mulai melihat bahwa kata kerja Arab tidak hanya berubah karena pelaku, tetapi juga karena partikel yang mendahuluinya.

Fi'il mudhari biasa dipakai untuk makna sedang atau akan.
Awalan seperti ي، ت، أ، ن menjadi penanda penting saat membaca tasrif.
3 contoh 3 latihan
Buka Bab
Bab 7 Perintah, larangan, dan pola ingin/berharap dengan fi'il sesudahnya.

Modul 7: Amr, Nahi, dan Ungkapan Keinginan

Bagian ini membuat bahasa Arab terasa lebih hidup karena santri belajar menyuruh, melarang, dan menyatakan keinginan. Ini juga menjadi gerbang untuk memahami perubahan fi'il setelah partikel tertentu.

Amr adalah bentuk perintah yang biasanya ditujukan kepada lawan bicara.
Nahi adalah larangan, lazim memakai لا الناهية.
3 contoh 3 latihan
Buka Bab
Bab 8 Mutsanna, jamak, pengantar kana, dan jalan masuk ke fi'il lemah.

Modul 8: Dual, Jamak, dan Tanda I'rab Lanjutan

Modul penutup jilid 2 merangkum area yang mulai membuat pembelajar merasa bahasa Arab menjadi lebih serius: bentuk dual, jamak, beberapa perubahan i'rab, dan pintu awal menuju fi'il shahih-mu'tall.

Mutsanna punya tanda khusus yang perlu dibiasakan dalam rafa', nashab, dan jarr.
Jamak mudzakkar salim dan bentuk-bentuk serumpunnya mulai terasa penting di tahap ini.
3 contoh 3 latihan
Buka Bab

Glosarium

Istilah yang perlu dibiasakan

Fokus pada pemahaman fungsi istilah, bukan sekadar hafalan bunyi.

jumlah fi'liyyah

kalimat yang dimulai dengan fi'il atau kata kerja

laysa

partikel untuk menegasikan jumlah ismiyyah

isim tafdhil

bentuk perbandingan seperti lebih atau paling

ma'dud

kata yang dihitung oleh bilangan

fa'il

pelaku dalam kalimat verbal

maf'ul bih

objek langsung yang dikenai pekerjaan

fi'il mudhari

kata kerja sedang atau akan

amr

bentuk perintah

nahi

bentuk larangan

mutsanna

bentuk dual atau dua

Viewer Sumber

PDF rujukan jilid ini

Buka di tab baru