— Pengertian Hadits —
Pengertian Hadits
Para ulama sejarah mengatakan, ketika Rasulullah ﷺ wafat kemudian dilantik Abu Bakar As-Shiddiq ﷺ sebagai khalifah, banyak orang-orang arab yang kembali kafir. Dengan demikian,
- Shahih Bukhari, Bab: Shalat, Pasal: Menghadap Kiblat, no. 392
Syarah Empat Puluh Hadits مكتب الدعوة يحي الروضة 45
Abu Bakar As-Shiddiq ؓ menguatkan tekad untuk memerangi mereka. Di antara yang diperangi juga adalah orang-orang yang tidak mau mengeluarkan zakat meskipun mereka tidak kufur. Beliau berijtihad dalam masalah ini.
Umar bin Khatthab ؓ berkata: "Bagaimana Anda memerangi orang-orang yang bersyahadat padahal Rasulullah ﷺ telah bersabda: " أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَشْهَدُوا أَنْ لَا إِلَـهَ إِلَّا اللهُ..?" Abu Bakar As-Shiddiq ؓ menjawab: "Zakat merupakan hak (yang wajib dikeluarkan dari) harta. Demi Allah, seandainya mereka menahan seekor anak kambing (dalam riwayat lain, tali pengikat unta) yang mereka biasa berikan kepada Rasulullah ﷺ pasti aku memerangi mereka kalau menahan zakat tersebut." Kemudian Umar ؓ menyetujuinya untuk memerangi mereka.
Al Khatthabi dan yang lain berkata, yang dimaksud dengan ungkapan "Aku diperintah memerangi orang-orang sehingga mereka mengucapkan Laa Ilaaha Illallah. Barangsiapa yang mengucapkannya maka ia terpelihara harta dan darahnya (tidak akan aku perangi) kecuali ada hak untuk itu dan perhitungannya diserahkan kepada Allah.", mereka adalah para penyembah berhala, orang-orang musyrik bangsa Arab dan orang-orang yang tidak beriman, bukan Ahlul-Kitab. Dan orang yang berikrar dengan tauhid tidak cukup untuk terpelihara darahnya jika mengucapkan kalimat tauhid tersebut dalam kekufuran. Dalam riwayat lain disebutkan tambahan, ".. dan aku adalah utusan Allah, mereka mendirkan shalat dan mereka menunaikan zakat."
Imam Nawawi mengatakan, "Keimanan yang disebutkan dalam hadits di atas harus diikuti dengan mengimani seluruh ajaran yang dibawa oleh Rasulullah ﷺ, sebagaimana dalam riwayat lain dari Abu Hurairah ؓ yang berbunyi, ".. sehingga mereka bersaksi bahwa tidak ada ilah selain Allah dan mereka beriman kepadaku dan kepada ajaran yang aku bawa." <sup>(1)</sup>
- Dari riwayat Muslim
Syarah Empat Puluh Hadits مكتب الدعوة يحيى الروضة 46
Ungkapan "dan perhitungan mereka diserahkan kepada Allah", maksudnya, menurut al Khatthabi, adalah apa-apa yang mereka tutup-tutupi atau mereka sembunyikan (urusannya diserahkan kepada Allah) bukan hal-hal yang mereka langgar dalam masalah hukum-hukum zhahir yang wajib dilakukan. Al Khatthabi juga berkata: "Hadits ini memberi pengertian bahwa orang yang menampakkan keislaman dan menyembunyikan kekufuran, islamnya diterima secara lahir." Ini adalah pendapat mayoritas ulama. Imam Malik berpendapat bahwa orang zindiq tidak bisa diterima taubatnya. Pendapat seperti ini termasuk salah satu riwayat dari Imam Ahmad.
Hadits "Aku diperintah untuk memerangi manusia sampai mereka bersyahadat dan beriman kepadaku dan keapada ajaran yang aku bawa." mengandung dalil yang jelas yang memperkuat pendapat para peneliti hadits dan mayoritas ulama, baik terdahulu maupun belakangan; dimana apabila ada seseorang meyakini (kebenaran) agama Islam dengan keyakinan yang mantap dan tidak dicampuri dengan keraguan maka hal itu cukup .baginya untuk menjadi muslim dan tidak perlu mempelajari dalil-dalil ahli logika untuk mengenal Allah.
Berbeda dengan sebagian orang yang mewajibkan hal itu (mempelajari ilmu logika) dan menjadikannya sebagai syarat untuk menjadi ahlul qiblat (muslim) yang selamat. Pendapat ini jelas keliru karena yang dimaksud dengan iman membenarkan dengan mantap, dan hal itu sudah dicapai. Selain itu, Rasulullah ﷺ telah menganggap cukup mempercayai ajaran yang dibawanya dan tidak mensyaratkan untuk mengetahui dalil. Hal ini didukung oleh banyak hadits shahih yang secara kumulatif (hasil yang terkumpul) mencapai derajat mutawatir dalam pokok permasalahan dan ilmu yang pasti.
Syarah Empat Puluh Hadits مكتب الدعوة بحي الروضة 47



