Nabi Musa AS
Kalimullah · Ulul Azmi · Pembawa Taurat
Membebaskan Bani Israil dari Fir’aun, menerima Taurat.
Informasi dasar
- Urutan
- Nabi ke-14
- Ayah
- Imran
- Istri
- Shafura (putri Syu’aib dalam riwayat)
- Anak
- Gersyom, Eliezer (riwayat)
- Saudara
- Harun, Maryam
Konteks sejarah
- Kaum
- Bani Israel
- Penguasa/zaman
- Fir’aun (riwayat Ramses)
- Era
- Sekitar 1300–1200 SM
- Usia/riwayat
- ±120 tahun (riwayat)
Inti keteladanan
Ulul azmi, pembawa Taurat, pembebas Bani Israel.
Kisah ringkas
Nabi Musa AS diselamatkan sejak bayi dari Fir’aun, tumbuh di istana, lalu diutus bersama Harun untuk membebaskan Bani Israel. Mukjizat tongkat, tangan bercahaya, dan terbelahnya laut menunjukkan kekuasaan Allah atas tirani. Di Sinai ia menerima Taurat. Perjalanan Musa penuh ujian kepemimpinan: kaum yang keras kepala, penyembahan anak sapi, dan perjalanan panjang menuju ketaatan.
Poin penting
- Mukjizat tongkat dan tangan bercahaya
- Membelah laut, menenggelamkan Fir’aun
- Menerima Taurat di Sinai
- Tauhid menantang tirani dan kesewenangan
- Pemimpin butuh pendamping dan doa
- Mukjizat tidak menggantikan tarbiyah umat yang sabar
Pelajaran untuk santri
- ✓ Tauhid menantang tirani dan kesewenangan
- ✓ Pemimpin butuh pendamping dan doa
- ✓ Mukjizat tidak menggantikan tarbiyah umat yang sabar
- ✓ Kitab suci adalah pedoman, bukan sekadar warisan
Dalil dan rujukan
- 1. Al-Qur’an QS Taha 20:9-98
- 2. Al-Qur’an QS Al-A’raf 7:103-137
- 3. Hadits HR Bukhari no. 3404 , Abu Hurairah: Musa sangat pemalu dan menutup tubuhnya; kisah batu yang membawa pakaiannya
- 4. Hadits HR Bukhari no. 1339 , Abu Hurairah: malaikat maut diutus kepada Musa
- 5. Kitab Qashash al-Anbiya’ — Ibnu Katsir , kisah Musa AS
- 6. Kitab Al-Bidayah wan-Nihayah — Ibnu Katsir (w. 774 H) , kisah Musa dan Bani Israil
Untuk tafsir mendalam: Ibn Katsir, Al-Qurthubi, dan jalur guru bersanad. Hindari israiliyyat yang bertentangan dengan akidah.



