← Daftar Sahabat

Muhajirin

Utsman bin Affan

Abu Abdullah · Dzun Nurain

±576 M – 35 H / 656 M

Khalifah ketiga, penyalin mushaf standar dan dermawan besar

Ringkasan

Dinikahkan dengan dua putri Nabi secara berurutan (Dzun Nurain). Membeli sumur Rumah, membiayai pasukan, dan menstandardisasi Mushaf Utsmani.

MuhajirinAl-Asyarah al-MubasyarahKhulafaur RasyidinPenulis wahyu

Biografi

Utsman bin Affan dari Bani Umayyah masuk Islam lebih awal melalui ajakan Abu Bakar. Ia pemalu, dermawan, dan ahli baca Al-Qur’an. Karena menikah dengan Ruqayyah lalu Ummu Kultsum, ia digelar Dzun Nurain. Dalam kesulitan Madinah, ia berulang kali berinfak besar: sumur, perlengkapan pasukan, dan bantuan publik. Sebagai khalifah, prestasinya yang paling abadi adalah menyatukan penulisan mushaf pada rasm yang disepakati agar umat tidak tercerai-berai oleh perbedaan salinan, lalu mengirim salinan ke kota-kota besar. Di akhir pemerintahannya ia menghadapi fitnah; ia memilih sabar dan tidak ingin darah Muslim tumpah demi membela dirinya. Syahidnya menjadi luka sejarah yang harus dibaca dengan adab Aswaja: tanpa mencaci sahabat.

Jasa & capaian

  • Infak besar untuk kemaslahatan umat dan pasukan
  • Gelar Dzun Nurain karena pernikahan dengan dua putri Nabi
  • Standardisasi Mushaf Utsmani dan penyebarannya
  • Perluasan dakwah dan armada di era pemerintahannya
  • Sabar menghadapi fitnah hingga syahid

Pelajaran

  • Harta menjadi berkah saat disalurkan untuk agama
  • Menjaga kesatuan mushaf adalah menjaga kesatuan umat
  • Malu (haya’) adalah cabang iman
  • Fitnah disikapi dengan ilmu dan adab, bukan kebencian

Sifat yang menonjol

DermawanPemaluPenyabarAhli Qur’an
Adab: Kami mencintai seluruh sahabat dan Ahlul Bait. Perkara fitnah dibahas dengan adab ahlus sunnah, tanpa mencaci. Untuk kajian mendalam, rujuk sirah dan syarah ulama mu’tabar.

Dalil dan rujukan

  1. 1. Hadits HR Tirmidzi no. 3701 , Abdurrahman bin Samurah: Utsman membawa seribu dinar untuk Jaisyul Usrah; “tidak akan membahayakan Utsman apa pun yang ia lakukan setelah hari ini”
  2. 2. Hadits HR Tirmidzi no. 3790 , “yang paling benar rasa malunya adalah Utsman bin Affan”
  3. 3. Kitab Al-Ishabah fi Tamyiz ash-Shahabah — Ibnu Hajar al-Asqalani (w. 852 H) , biografi Utsman bin Affan
  4. 4. Kitab Siyar A’lam an-Nubala’ — Adz-Dzahabi (w. 748 H) , biografi Utsman
  5. 5. Kitab Tarikh ar-Rusul wal-Muluk — Ath-Thabari (w. 310 H) , khilafah Utsman dan pengumpulan mushaf

Disebut dalam kisah ini

Terkait