Aktivis Flotila Deportasi tuduh Israel lakukan Pelecehan Seksual
22 Mei 2026, 11.01
Aktivis flotila yang dideportasi dari Israel melaporkan bahwa mereka mengalami pelecehan seksual dan penyiksaan saat berada dalam tahanan Israel.
Penyiksaan dan Pelecehan
Mereka juga melaporkan bahwa mereka dianiaya dan dipaksa melakukan hal-hal yang tidak pantas. Seorang aktivis Italia, Alessandro Mantovani, mengatakan bahwa dia dan yang lainnya dibawa ke bandara Ben Gurion dengan tangan dan kaki terikat.
Seorang aktivis lainnya, Miriam Azem, melaporkan bahwa salah satu aktivis dipaksa untuk telanjang dan berlari sambil penjaga penjara tertawa. Seorang aktivis wanita juga melaporkan bahwa tangannya dan kakinya diikat dan diseret oleh tentara Israel.
Reaksi Internasional
Kejadian ini memicu kemarahan internasional. Banyak negara, termasuk Inggris, Italia, Spanyol, dan Prancis, memanggil duta besar Israel untuk memprotes video yang menunjukkan aksi penyiksaan dan pelecehan terhadap aktivis flotila.
