El-Bukhari Publishing di IIBF 2026: Merajut Ilmu dan Literasi Aswaja
2 Okt 2026, 11.04

Jakarta kembali menjadi saksi perhelatan akbar dunia literasi melalui Indonesia International Book Fair (IIBF) 2026. Di tengah semaraknya pameran buku internasional ini, El-Bukhari Publishing (eBI Publishing), sebuah unit penerbitan dari El Bukhari Institute, turut mengambil peran penting. Kehadiran mereka di IIBF 2026 bukan sekadar partisipasi, melainkan wujud nyata komitmen untuk terus menyajikan karya-karya keislaman yang berkualitas dan mencerahkan bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya umat Islam Ahlus Sunnah wal Jamaah.
Pameran buku yang prestisius ini akan berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), tepatnya di Assembly Hall dan Lower Level, mulai tanggal 30 September hingga 4 Oktober 2026. Selama lima hari penuh, dari pukul 09.00 hingga 21.00 WIB setiap harinya, stand El-Bukhari Publishing akan menjadi magnet bagi para santri, akademisi, maupun masyarakat umum yang haus akan ilmu. Ini adalah kesempatan langka untuk berinteraksi langsung dengan penerbit dan mendapatkan koleksi buku-buku terbaik yang telah teruji kredibilitas dan keilmuannya.
Inti Berita: El-Bukhari Publishing Siap Sambut Pecinta Buku Islam
El-Bukhari Publishing telah dikenal luas sebagai penerbit yang fokus pada literatur keislaman dengan corak Ahlus Sunnah wal Jamaah. Dalam partisipasinya di IIBF 2026, mereka akan memamerkan berbagai judul buku, mulai dari tafsir Al-Qur'an, hadis, fikih, tasawuf, sejarah Islam, hingga pemikiran tokoh-tokoh ulama klasik dan kontemporer. Setiap buku yang diterbitkan El-Bukhari Publishing melalui proses seleksi ketat, memastikan isinya relevan, akurat, dan sesuai dengan prinsip-prinsip keilmuan Islam yang moderat dan rahmatan lil 'alamin.
Kehadiran stand El-Bukhari Publishing di IIBF 2026 diharapkan dapat memfasilitasi para pengunjung untuk menemukan referensi-referensi penting yang selama ini mungkin sulit diakses. Ini adalah kesempatan berharga untuk melengkapi perpustakaan pribadi, memperkaya bahan ajar di pesantren atau madrasah, serta mendapatkan wawasan baru dari berbagai disiplin ilmu keislaman. Pengunjung dapat memanfaatkan momen ini untuk berburu buku-buku yang tidak hanya menambah ilmu, tetapi juga menguatkan iman dan adab.
Konteks Umum: Tradisi Ilmu dan Pentingnya Literasi Islam
Pameran buku internasional seperti IIBF memiliki peran strategis dalam mendorong budaya literasi di tengah masyarakat. Bagi umat Islam, tradisi membaca dan menuntut ilmu adalah pondasi peradaban yang telah diwariskan sejak masa Rasulullah SAW. Wahyu pertama 'Iqra'' (Bacalah) adalah bukti nyata betapa fundamentalnya aktivitas membaca dan belajar dalam Islam. Sejarah mencatat bagaimana para ulama terdahulu dengan gigih mengumpulkan, menulis, dan menyebarkan ilmu melalui kitab-kitab yang tak terhingga jumlahnya, membentuk khazanah keilmuan Islam yang kaya raya.
Di era modern ini, peran penerbit buku keislaman menjadi semakin vital. Mereka adalah jembatan yang menghubungkan warisan intelektual masa lalu dengan kebutuhan umat di masa kini. Penerbit seperti El-Bukhari Publishing tidak hanya menerbitkan ulang karya-karya klasik, tetapi juga mendukung penulisan karya-karya baru yang relevan dengan tantangan zaman, namun tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip Aswaja. Dengan demikian, mereka turut berkontribusi dalam menjaga kemurnian ajaran Islam dan menyebarkannya kepada generasi penerus.
Pelajaran dan Refleksi Aswaja: Mencintai Ilmu dan Adab
Partisipasi El-Bukhari Publishing di IIBF 2026 mengingatkan kita akan pentingnya mencintai ilmu dan adab dalam kehidupan seorang Muslim. Dalam pandangan Ahlus Sunnah wal Jamaah, ilmu adalah cahaya yang membimbing manusia menuju kebenaran, sementara adab adalah cerminan kemuliaan akhlak yang harus senantiasa dijaga. Mencari ilmu bukan sekadar mengumpulkan informasi, melainkan sebuah perjalanan spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memahami syariat-Nya, dan mengamalkan nilai-nilai luhur Islam.
Maka, kunjungan ke pameran buku ini dapat menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat thalabul 'ilmi (menuntut ilmu) yang menjadi ciri khas santri dan umat Islam sejati. Pilihlah buku-buku yang sahih sumbernya, moderat pemikirannya, dan bermanfaat bagi peningkatan spiritual serta intelektual. Sebagaimana yang selalu ditekankan dalam tradisi Aswaja, ilmu haruslah diambil dari guru yang sanadnya jelas dan dari kitab-kitab yang diakui keilmuannya. Ini adalah bentuk kehati-hatian agar tidak terjerumus pada pemahaman yang keliru atau ekstrem.
Mari kita manfaatkan setiap kesempatan untuk memperkaya diri dengan ilmu yang bermanfaat. Dukungan terhadap penerbit Islam yang kredibel adalah bagian dari tanggung jawab kita sebagai umat untuk menjaga keberlangsungan dakwah dan pendidikan Islam. Seperti halnya SantriOnline yang berkomitmen menyajikan informasi dan edukasi keislaman secara moderat dan santun, El-Bukhari Publishing juga berupaya keras menghadirkan literatur yang membangun dan mencerahkan umat. Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi setiap upaya kita dalam menuntut dan menyebarkan ilmu.
Dengan semangat kebersamaan dan cinta ilmu, mari kita ramaikan stand El-Bukhari Publishing di IIBF 2026. Semoga pameran ini membawa keberkahan dan menjadi ladang amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat dalam menyebarkan cahaya ilmu Islam.
Bacaan ini bagian dari ikhtiar SantriOnline dalam membina generasi muslim Indonesia: aqidah yang kukuh, adab yang hidup, ilmu yang terus tumbuh, dan keterampilan yang siap dipakai.



