🎓

Jaringan Ulama & Wali

Rantai Sanad Ahlussunnah wal Jama'ah

Dari Madinah ke Baghdad, Damaskus, Mesir, Hadramaut, hingga Jawa melalui Walisongo, sanad dakwah Aswaja bersambung kepada para sahabat, tabi'in, tabi'ut tabi'in, dan ulama masa kini.

Ulama Besar Ahlussunnah

26 tokoh, dikelompokkan menurut bidang utama. Setiap biografi disertai rujukan kitab klasik.

Fiqih

80–150 H / 699–767 M

Imam Abu Hanifah

Pendiri Mazhab Hanafi

📍 Kufah, Irak

Guru besar fiqih di Kufah, murid Hammad bin Abi Sulaiman, sanad ilmunya bersambung ke Sayyidina Ali dan Ibnu Mas’ud. Perumus fiqih ra’yi yang sistematis.

Baca biografi →
93–179 H / 711–795 M

Imam Malik

Pendiri Mazhab Maliki

📍 Madinah

Imam Dar al-Hijrah, pengarang Al-Muwaththa’, merumuskan amal ahli Madinah sebagai hujjah. Sanad haditsnya Malik–Nafi’–Ibnu Umar disebut “silsilah emas”.

Baca biografi →
150–204 H / 767–820 M

Imam Syafi’i

Pendiri Mazhab Syafi’i

📍 Gaza, Makkah, Baghdad, Mesir

Perumus ushul fiqih sebagai ilmu mandiri melalui Ar-Risalah; menggabungkan kekuatan hadits Madinah dan metode istinbath Irak. Mazhabnya menjadi arus utama pesantren Nusantara.

Baca biografi →
1276–1334 H / 1860–1916 M

Syaikh Ahmad Khatib al-Minangkabawi

Syafi’i; aqidah Asy’ari

📍 Koto Gadang, Agam, lalu Makkah

Imam, khatib, sekaligus guru besar mazhab Syafi’i di Masjidil Haram, orang Nusantara pertama yang menduduki kedudukan itu. Dari majelisnya lahir tokoh-tokoh yang kelak memimpin dua arus besar keislaman Indonesia.

Baca biografi →
1305–1391 H / 1888–1971 M

K.H. Abdul Wahab Hasbullah

Syafi’i; aqidah Asy’ari

📍 Tambakberas, Jombang

Penggerak utama berdirinya Nahdlatul Ulama dan Rais Aam setelah Hadratussyaikh. Pendiri Nahdlatul Wathan dan Taswirul Afkar, wadah yang menyiapkan lahirnya NU tahun 1926.

Baca biografi →
1304–1400 H / 1886–1980 M

K.H. Bisri Syansuri

Syafi’i; aqidah Asy’ari

📍 Denanyar, Jombang

Faqih paling teliti di kalangan kiai NU, dijuluki penjaga fiqih. Pendiri Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar dan perintis pendidikan santri perempuan di pesantren.

Baca biografi →
1332–1373 H / 1914–1953 M

K.H. Abdul Wahid Hasyim

Syafi’i; aqidah Asy’ari

📍 Tebuireng, Jombang

Menteri Agama pertama pada masa awal kemerdekaan dan anggota panitia yang merumuskan dasar negara. Pembaru pendidikan pesantren yang memasukkan ilmu umum tanpa mengurangi pelajaran kitab.

Baca biografi →

Aqidah

Tasawuf

Hadits

Tafsir

Ulama Nusantara

1230–1314 H / 1815–1897 M

Syaikh Nawawi al-Bantani

Syafi’i; aqidah Asy’ari

📍 Tanara (Banten), Makkah

Sayyid Ulama al-Hijaz, pengajar di Masjidil Haram, guru para pendiri pesantren besar Jawa. Karyanya lebih dari seratus judul dan masih menjadi kitab kuning wajib di pesantren.

Baca biografi →
1285–1338 H / 1868–1920 M

Syaikh Mahfuzh at-Tarmasi

Syafi’i; aqidah Asy’ari

📍 Tremas (Pacitan), Makkah

Muhaddits Nusantara pemegang sanad Shahih al-Bukhari, guru K.H. Hasyim Asy’ari dalam hadits. Karyanya dalam ushul fiqih, hadits, dan qira’at diakui ulama Makkah.

Baca biografi →
1235–1343 H / 1820–1925 M

K.H. Muhammad Khalil Bangkalan

Syafi’i; Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah

📍 Bangkalan, Madura

Guru para kiai pendiri pesantren Jawa dan Madura; ahli nahwu dan fiqih, dikenal kewaliannya. Restunya menyertai pendirian Nahdlatul Ulama.

Baca biografi →
1287–1366 H / 1871–1947 M

Hadratussyaikh K.H. Hasyim Asy’ari

Syafi’i; aqidah Asy’ari–Maturidi; tasawuf Junaidi–Ghazali

📍 Jombang

Pendiri Pesantren Tebuireng dan Rais Akbar Nahdlatul Ulama; perumus prinsip Aswaja an-Nahdliyah dalam Qanun Asasi. Fatwa Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 mengobarkan perlawanan rakyat Surabaya.

Baca biografi →
1335–1410 H / 1916–1990 M

Syaikh Muhammad Yasin al-Fadani

Syafi’i; aqidah Asy’ari

📍 Makkah (asal Padang)

Musnid ad-Dunya, pemegang sanad terbanyak pada abad ke-20. Pengasuh Madrasah Darul Ulum ad-Diniyah Makkah, tempat belajar ribuan santri Nusantara.

Baca biografi →

🌟 Mengapa Mereka Panutan Aswaja?

Para imam mazhab dan ulama besar ini menjaga sanad aqidah Asy'ari-Maturidi, fiqih empat mazhab, dan tasawuf Al-Ghazali. Kajian mereka menjadi fondasi kurikulum pesantren di Nusantara dan diakui di seluruh dunia Islam.

Klik salah satu nama di atas untuk membaca kisah singkat dan kontribusi mereka bagi Ahlussunnah wal Jama'ah.

🌙

Habaib Hadramaut di Jawa

Ulama dari Yaman yang memperkuat dakwah di pesisir dan pesantren Nusantara

Habib Husain bin Abu Bakar Alaydrus

Luar Batang, Batavia (1797–1871). Ulama Hadramaut yang berdakwah di pelabuhan.

Habib Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi

Jakarta (1870–1968). Mendirikan majelis ilmu rujukan ulama Jawa.

Habib Abdullah bin Muhsin Al-Attas

Bogor (1840–1914). Dzikir dan pengajaran tasawuf Alawiyyin.

Habib Umar bin Hud Al-Attas

Somalangu (abad 19). Menghidupkan pesantren Al-Kahfi.

Habib Umar bin Hafidz

Tarim (l. 1963). Dakwah manhaj Hadramaut ke Nusantara.

Habib Luthfi bin Yahya

Pekalongan (l. 1949). Trah Ba'Alawi, rujukan dzikir dan kebangsaan.

🏛️

Ulama Baghdad

Poros ilmu fiqih, hadis, dan tasawuf di era Abbasiyah

Imam Abu Hanifah

699–767 M. Pendiri mazhab Hanafi, Baghdad.

Imam Ahmad bin Hanbal

780–855 M. Ulama hadis dan fiqih, Baghdad.

Imam Al-Ghazali

1058–1111 M. Mengajar di Nizamiyyah Baghdad, hujjat al-Islam.

🕌

Ulama Damaskus

Kota madrasah Syafiiyah dan pusat periwayatan hadis

Imam An-Nawawi

1230–1277 M. Damaskus, penulis Riyadhus Shalihin & Al-Majmu'.

Imam Ibnu Asakir

1105–1176 M. Damaskus, penulis Tarikh Dimasyq.

Imam Al-Buthi

1929–2013 M. Damaskus, pengajar fiqih Syafi'i & akidah Asy'ariyah.

🏺

Ulama Mesir

Tradisi Al-Azhar menguatkan Aswaja di Afrika–Asia

Imam Jalaluddin As-Suyuthi

1445–1505 M. Kairo, pakar tafsir, hadis, dan fiqih Syafi'i.

Imam Ibnu Hajar Al-Haitami

1503–1566 M. Mesir/Makkah; rujukan fiqih Syafi'i, Tuhfatul Muhtaj.

Syekh Muhammad Abduh

1849–1905 M. Kairo, ulama Azhar yang membangkitkan reformasi pendidikan.