Al-Hafizh Ibnu Hajar al-Asqalani
Ahmad bin Ali bin Muhammad bin Hajar al-Asqalani al-Mishri
Amirul Mu’minin fil Hadits pada zamannya; pengarang Fathul Bari, syarah Shahih al-Bukhari yang tak tertandingi, dan Bulughul Maram yang dipelajari di seluruh pesantren.
📖 Kisah & Kontribusi
Yatim piatu sejak kecil, hafal Al-Qur’an usia sembilan tahun, lalu menekuni hadits hingga mencapai derajat hafizh tertinggi. Ia menjadi Qadhi Qudhat Mesir berkali-kali, mengajar di Al-Azhar dan banyak madrasah, dan menulis lebih dari seratus lima puluh karya. Fathul Bari ia tulis selama dua puluh lima tahun dan dirayakan penyelesaiannya dengan walimah besar di Kairo. Ilmu rijal hadits mencapai kematangan di tangannya melalui Tahdzib at-Tahdzib dan Taqrib at-Tahdzib.
📚 Karya utama
- • Fathul Bari Syarah Shahih al-Bukhari
- • Bulughul Maram
- • Nukhbatul Fikar
- • Tahdzib at-Tahdzib
- • Al-Ishabah fi Tamyiz ash-Shahabah
- • Ad-Durar al-Kaminah
🧭 Guru
- Al-Hafizh al-Iraqi
- Al-Bulqini
- Ibnul Mulaqqin
🌱 Murid
- As-Sakhawi
- Zakariya al-Anshari
- Al-Biqa’i
Rujukan biografi
- 1. Kitab Al-Jawahir wad-Durar fi Tarjamah Syaikhil Islam Ibn Hajar — As-Sakhawi (w. 902 H)
- 2. Kitab Adh-Dhau’ al-Lami’ li Ahlil Qarn at-Tasi’ — As-Sakhawi (w. 902 H)
🌟 Warisan Keilmuan
Al-Hafizh Ibnu Hajar al-Asqalani adalah salah satu ulama besar Ahlussunnah wal Jama'ah yang karyanya menjadi rujukan pesantren di Nusantara. Beliau menjaga sanad keilmuan yang bersambung hingga Rasulullah ﷺ melalui para sahabat dan tabi'in.



