← Walisongo
6

Sunan Giri

Raden Paku (Muhammad Ainul Yaqin)

📅 w. sekitar 912 H / 1506 M 📍 Giri, Gresik, Jawa Timur

Pendiri Giri Kedaton, pusat pendidikan Islam yang muridnya menyebar ke Lombok, Makassar, Kalimantan, dan Maluku; dikenal sebagai mufti dan ahli fiqih.

Silsilah dan sanad

Murid dan menantu Sunan Ampel; sahabat seperguruan Sunan Bonang

Latar belakang dan kisah

Menurut tradisi, Raden Paku adalah putra Maulana Ishaq, dai dari Pasai, dan Dewi Sekardadu putri Blambangan; ia dibesarkan Nyai Ageng Pinatih, saudagar Gresik, lalu berguru kepada Sunan Ampel bersama Raden Makhdum Ibrahim. Sepulang dari Pasai ia membangun pesantren di bukit Giri yang berkembang menjadi Giri Kedaton, pusat keilmuan sekaligus kekuasaan keagamaan yang disegani sampai di luar Jawa. Ia mengirim murid-muridnya berdakwah ke timur Nusantara dan dikenal sebagai rujukan fatwa. Ia juga menciptakan permainan anak dan tembang seperti Jelungan dan Cublak-cublak Suweng untuk menanamkan nilai Islam sejak kecil. Keturunannya memimpin Giri hingga abad ke-17.

Peta lokasi dakwah

Bola dunia: lokasi dakwah Sunan Giri di Giri, Gresik, Jawa Timur, bersama makam Walisongo lain di Jawa

Geser mendatar untuk memutar

Peta dakwah

Sunan Giri — Giri, Gresik, Jawa Timur.

Titik = makam/pusat dakwah menurut tradisi ziarah; sembilan wali tersebar di pesisir utara Jawa dari Cirebon sampai Gresik. Arahkan kursor ke nama di bawah untuk melihat titiknya.

Metode dakwah

  • Pendidikan tinggi: Giri Kedaton sebagai pusat pengajaran fiqih dan tauhid.
  • Pengiriman dai: murid disebar ke Lombok, Sulawesi, Kalimantan, dan Maluku.
  • Pendidikan anak: permainan dan tembang bermuatan tauhid.
  • Fatwa: menjadi rujukan hukum bagi penguasa muslim.

Kontribusi dan warisan

  • Giri Kedaton, pusat pendidikan Islam berpengaruh di Nusantara timur.
  • Rujukan fatwa bagi kesultanan-kesultanan muslim.
  • Permainan anak Jelungan dan tembang Cublak-cublak Suweng.
  • Jaringan dakwah ke Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan.

Pelajaran untuk santri

  • Lembaga pendidikan yang kuat menyebarkan Islam melampaui usia pendirinya.
  • Pendidikan tauhid dimulai sejak anak-anak dengan cara yang menggembirakan.
  • Ilmu adalah cahaya yang menerangi jalan.
“Ilmu adalah cahaya yang menerangi jalan menuju kebenaran.”
Dinisbatkan kepada Sunan Giri

Sumber dan rujukan

  1. 1. Kitab Babad Tanah Jawi — naskah Keraton Mataram (abad 17–18 M) , kisah Raden Paku dan Giri
  2. 2. Kitab Serat Walisana — dinisbatkan kepada Sunan Giri II (naskah Jawa)
  3. 3. Kitab Atlas Wali Songo — Agus Sunyoto (2012 M), penghimpun sumber babad dan arkeologi , bab Sunan Giri
Catatan kejujuran riwayat: Kisah kelahiran dan pengasuhan beliau bersumber dari babad dan bersifat riwayat/tradisi.

Disebut dalam kisah ini