← Kembali ke Jaringan Ulama
🎓

Imam Ahmad bin Hanbal

Ahmad bin Muhammad bin Hanbal asy-Syaibani

📅 164–241 H / 780–855 M 📍 Baghdad 🕌 Pendiri Mazhab Hanbali

Pengarang Musnad Ahmad, simbol keteguhan aqidah Ahlussunnah saat fitnah khalqul Qur’an di masa Mu’tazilah. Guru para imam hadits.

📖 Kisah & Kontribusi

Menuntut hadits sejak muda, berjalan kaki ke Yaman menemui Abdurrazzaq, dan berguru kepada Imam Syafi’i di Baghdad. Ketika Khalifah al-Ma’mun, al-Mu’tashim, dan al-Watsiq memaksakan pendapat bahwa Al-Qur’an makhluk, beliau menolak, dipenjara, dan dicambuk. Keteguhannya menjadikannya “Imam Ahlussunnah”; setelah al-Mutawakkil berkuasa, fitnah dihentikan. Beliau hidup zuhud, menolak pemberian penguasa, dan wafat diiringi ratusan ribu pengantar jenazah.

💬 Kata Bijak

"“Bersabar dalam keteguhan lebih utama daripada dipaksa tunduk.”"

📚 Karya utama

  • • Al-Musnad
  • • Kitab az-Zuhd
  • • Al-‘Ilal wa Ma’rifatur Rijal

🧭 Guru

🌱 Murid

Rujukan biografi

  1. 1. Kitab Siyar A’lam an-Nubala’ — Adz-Dzahabi (w. 748 H) , biografi Ahmad bin Hanbal, jilid 11
  2. 2. Kitab Al-Bidayah wan-Nihayah — Ibnu Katsir (w. 774 H) , peristiwa mihnah dan tahun 241 H
  3. 3. Kitab Wafayat al-A’yan — Ibnu Khallikan (w. 681 H)

🌟 Warisan Keilmuan

Imam Ahmad bin Hanbal adalah salah satu ulama besar Ahlussunnah wal Jama'ah yang karyanya menjadi rujukan pesantren di Nusantara. Beliau menjaga sanad keilmuan yang bersambung hingga Rasulullah ﷺ melalui para sahabat dan tabi'in.

Disebut dalam biografi ini