Imam al-Bukhari
Muhammad bin Isma’il bin Ibrahim al-Ju’fi al-Bukhari
Amirul Mu’minin fil Hadits. Al-Jami’ ash-Shahih miliknya adalah kitab paling sahih setelah Al-Qur’an menurut kesepakatan ulama.
📖 Kisah & Kontribusi
Hafal hadits sejak usia sepuluh tahun dan mengoreksi guru-gurunya di Bukhara. Ia mengembara ke Balkh, Naisabur, Baghdad, Bashrah, Makkah, Madinah, Mesir, dan Syam, menemui lebih dari seribu guru. Shahih al-Bukhari disusun selama enam belas tahun dari sekitar enam ratus ribu hadits; ia tidak menuliskan satu hadits pun sebelum mandi dan shalat dua rakaat istikharah. Ujian datang dari fitnah lafzh al-Qur’an yang membuatnya diusir dari Naisabur dan Bukhara; ia wafat di Khartank dekat Samarkand pada malam Idul Fitri.
📚 Karya utama
- • Al-Jami’ ash-Shahih (Shahih al-Bukhari)
- • Al-Adab al-Mufrad
- • At-Tarikh al-Kabir
- • Khalq Af’al al-‘Ibad
🧭 Guru
- Imam Ahmad bin Hanbal
- Ali bin al-Madini
- Yahya bin Ma’in
- Ishaq bin Rahawaih
🌱 Murid
- Imam Muslim
- At-Tirmidzi
- An-Nasa’i
- Ibnu Khuzaimah
Rujukan biografi
- 1. Kitab Siyar A’lam an-Nubala’ — Adz-Dzahabi (w. 748 H) , jilid 12
- 2. Kitab Tahdzib at-Tahdzib — Ibnu Hajar al-Asqalani
- 3. Kitab Wafayat al-A’yan — Ibnu Khallikan (w. 681 H)
- 4. Kitab Al-Bidayah wan-Nihayah — Ibnu Katsir (w. 774 H) , peristiwa tahun 256 H
🌟 Warisan Keilmuan
Imam al-Bukhari adalah salah satu ulama besar Ahlussunnah wal Jama'ah yang karyanya menjadi rujukan pesantren di Nusantara. Beliau menjaga sanad keilmuan yang bersambung hingga Rasulullah ﷺ melalui para sahabat dan tabi'in.



