← Kembali ke Jaringan Ulama
🎓

Imam al-Bukhari

Muhammad bin Isma’il bin Ibrahim al-Ju’fi al-Bukhari

📅 194–256 H / 810–870 M 📍 Bukhara, Samarkand 🕌 Mujtahid; banyak dinisbatkan ke Syafi’i oleh ulama Syafi’iyah

Amirul Mu’minin fil Hadits. Al-Jami’ ash-Shahih miliknya adalah kitab paling sahih setelah Al-Qur’an menurut kesepakatan ulama.

📖 Kisah & Kontribusi

Hafal hadits sejak usia sepuluh tahun dan mengoreksi guru-gurunya di Bukhara. Ia mengembara ke Balkh, Naisabur, Baghdad, Bashrah, Makkah, Madinah, Mesir, dan Syam, menemui lebih dari seribu guru. Shahih al-Bukhari disusun selama enam belas tahun dari sekitar enam ratus ribu hadits; ia tidak menuliskan satu hadits pun sebelum mandi dan shalat dua rakaat istikharah. Ujian datang dari fitnah lafzh al-Qur’an yang membuatnya diusir dari Naisabur dan Bukhara; ia wafat di Khartank dekat Samarkand pada malam Idul Fitri.

📚 Karya utama

  • • Al-Jami’ ash-Shahih (Shahih al-Bukhari)
  • • Al-Adab al-Mufrad
  • • At-Tarikh al-Kabir
  • • Khalq Af’al al-‘Ibad

🧭 Guru

🌱 Murid

Rujukan biografi

  1. 1. Kitab Siyar A’lam an-Nubala’ — Adz-Dzahabi (w. 748 H) , jilid 12
  2. 2. Kitab Tahdzib at-Tahdzib — Ibnu Hajar al-Asqalani
  3. 3. Kitab Wafayat al-A’yan — Ibnu Khallikan (w. 681 H)
  4. 4. Kitab Al-Bidayah wan-Nihayah — Ibnu Katsir (w. 774 H) , peristiwa tahun 256 H

🌟 Warisan Keilmuan

Imam al-Bukhari adalah salah satu ulama besar Ahlussunnah wal Jama'ah yang karyanya menjadi rujukan pesantren di Nusantara. Beliau menjaga sanad keilmuan yang bersambung hingga Rasulullah ﷺ melalui para sahabat dan tabi'in.

Disebut dalam biografi ini