← Daftar Tabi’ut Tabi’in
Basrah
Yahya bin Sa’id al-Qaththan
120–198 H / 738–813 M
Imam jarh wa ta’dil
Fokus: Kritik perawi, hadis, ketelitian
Ringkasan
Di antara peletak standar ketat penilaian perawi; guru para imam kritik sanad.
Biografi
Al-Qaththan mewarisi ketelitian Syu’bah dan menyempurnakannya. Penilaiannya menjadi rujukan. Generasi “kanonik” kritik hadis (Ahmad, Ibnu Ma’in, Ibnu al-Madini) banyak terbentuk di bawah pengaruhnya.
Guru (tabi’in / senior)
Murid lanjutan
Ahmad bin Hanbal, Ali bin al-Madini, Yahya bin Ma’in
Jasa & capaian
- •Standar jarh wa ta’dil
- •Guru trio kritikus besar
- •Poros Basrah
Pelajaran
- ✓Ketat demi menjaga agama, bukan menyakiti
- ✓Guru kritikus melahirkan ekosistem shahih
- ✓Basrah sekolah ketelitian
Sifat menonjol
KetatAdilHafiz
Rujukan biografi (kitab rijal)
- 1. Kitab Ath-Thabaqat al-Kubra — Ibnu Sa’d (w. 230 H) , tarjamah Yahya bin Sa’id al-Qaththan
- 2. Kitab Siyar A’lam an-Nubala’ — Adz-Dzahabi (w. 748 H) , tarjamah Yahya bin Sa’id al-Qaththan
- 3. Kitab Tahdzib at-Tahdzib — Ibnu Hajar al-Asqalani , tarjamah Yahya bin Sa’id al-Qaththan
- 4. Kitab Tadzkiratul Huffazh — Adz-Dzahabi (w. 748 H) , thabaqah ke-7: al-Qaththan
Lihat juga
Catatan: ringkasan pembinaan. Detail khilafiyah fikih/hadis dirujuk ke kitab mu’tabar dan guru.



