Kufah
Sufyan ats-Tsauri
97–161 H / 716–778 M
Imam hadis dan fiqih Irak
Fokus: Hadis, fiqih, wara’, kritik perawi
Ringkasan
Imam besar Irak dalam hadis dan fiqih; simbol zuhud dan kehati-hatian menghadapi kekuasaan.
Biografi
Ats-Tsauri hafiz besar yang juga faqih. Ia menghindari basah hati terhadap penguasa dan menekankan wara’. Murid-muridnya menjadi poros kritik hadis. Ia jembatan antara riwayat Kufah dan generasi Ahmad bin Hanbal.
Guru (tabi’in / senior)
Asy-Sya'bi, Mansur bin al-Mu'tamir, Ja'far ash-Shadiq
Murid lanjutan
Abdurrahman bin Mahdi, Waki' bin al-Jarrah, Yahya al-Qaththan
Jasa & capaian
- •Imam hadis Irak
- •Guru para kritikus sanad
- •Teladan menjauhi fitnah kuasa
Pelajaran
- ✓Ilmu dan zuhud bisa bersatu
- ✓Jangan jual agama ke istana
- ✓Kritik perawi butuh takut Allah
Sifat menonjol
Rujukan biografi (kitab rijal)
- 1. Kitab Ath-Thabaqat al-Kubra — Ibnu Sa’d (w. 230 H) , tarjamah Sufyan ats-Tsauri
- 2. Kitab Siyar A’lam an-Nubala’ — Adz-Dzahabi (w. 748 H) , tarjamah Sufyan ats-Tsauri
- 3. Kitab Tahdzib at-Tahdzib — Ibnu Hajar al-Asqalani , tarjamah Sufyan ats-Tsauri
- 4. Kitab Hilyatul Auliya’ wa Thabaqatul Ashfiya’ — Abu Nu’aim al-Ashbahani (w. 430 H) , tarjamah Sufyan ats-Tsauri
- 5. Kitab Tadzkiratul Huffazh — Adz-Dzahabi (w. 748 H) , thabaqah ke-6: ats-Tsauri
Lihat juga
Catatan: ringkasan pembinaan. Detail khilafiyah fikih/hadis dirujuk ke kitab mu’tabar dan guru.



