← Kembali ke Jaringan Ulama
🎓

Imam Malik

Malik bin Anas bin Malik al-Ashbahi al-Madani

📅 93–179 H / 711–795 M 📍 Madinah 🕌 Pendiri Mazhab Maliki

Imam Dar al-Hijrah, pengarang Al-Muwaththa’, merumuskan amal ahli Madinah sebagai hujjah. Sanad haditsnya Malik–Nafi’–Ibnu Umar disebut “silsilah emas”.

📖 Kisah & Kontribusi

Tumbuh di Madinah dan belajar dari tabi’in besar seperti Nafi’ maula Ibnu Umar dan Ibnu Syihab az-Zuhri. Keteguhan menjaga adab terhadap Rasulullah ﷺ membuatnya tidak menunggangi tunggangan di dalam kota Madinah karena jasad Nabi ﷺ ada di sana. Ia hanya meriwayatkan hadits setelah berwudhu, memakai pakaian terbaik, dan duduk dengan khusyuk. Imam Syafi’i datang ke Madinah untuk berguru kepadanya dan menghafal Al-Muwaththa’. Mazhab Maliki kuat di Hijaz, Afrika Utara, Andalusia, dan Afrika Barat.

💬 Kata Bijak

"“Ilmu itu cahaya, dan Allah tidak memberikannya kepada ahli maksiat.”"

📚 Karya utama

  • • Al-Muwaththa’
  • • Risalah kepada al-Laits bin Sa’d

🧭 Guru

🌱 Murid

Rujukan biografi

  1. 1. Kitab Siyar A’lam an-Nubala’ — Adz-Dzahabi (w. 748 H) , biografi Malik bin Anas, jilid 8
  2. 2. Kitab Wafayat al-A’yan — Ibnu Khallikan (w. 681 H)
  3. 3. Kitab Tahdzib at-Tahdzib — Ibnu Hajar al-Asqalani

🌟 Warisan Keilmuan

Imam Malik adalah salah satu ulama besar Ahlussunnah wal Jama'ah yang karyanya menjadi rujukan pesantren di Nusantara. Beliau menjaga sanad keilmuan yang bersambung hingga Rasulullah ﷺ melalui para sahabat dan tabi'in.

Disebut dalam biografi ini