Nabi Muhammad ﷺ
Khatamun Nabiyyin · Rahmatan lil ‘Alamin · Ulul Azmi · Al-Amin
Rasul penutup, membawa Al-Qur’an, rahmat bagi alam.
Informasi dasar
- Urutan
- Nabi ke-25
- Ayah
- Abdullah bin Abdul Muthalib
- Istri
- Khadijah, Saudah, Aisyah, Hafshah, Zainab binti Jahsy, Ummu Salamah, dll.
- Anak
- Qasim, Abdullah, Ibrahim, Zainab, Ruqayyah, Ummu Kulthum, Fatimah
- Saudara
- Saudara sepersusuan; saudara tiri (riwayat) dari Bani Hasyim
Konteks sejarah
- Kaum
- Quraisy (Bani Hasyim)
- Penguasa/zaman
- Beliau memimpin Madinah; sebelumnya di bawah Quraisy
- Era
- 570–632 M
- Usia/riwayat
- 63 tahun
Inti keteladanan
Penutup nabi, rahmatan lil ‘alamin, membawa Al-Qur’an.
Kisah ringkas
Nabi Muhammad ﷺ adalah penutup para nabi. Lahir di Makkah, dikenal al-Amin, diutus di usia 40 tahun dengan Al-Qur’an. Dakwah dimulai diam-diam lalu terang-terangan, menghadapi penyiksaan Quraisy, hijrah ke Madinah, membangun masyarakat beradab, dan menyelesaikan risalah dalam Haji Wada’. Akhlaknya adalah Al-Qur’an. Beliau rahmat bagi alam: menyempurnakan syariat, memuliakan manusia, dan meninggalkan dua pusaka: Kitabullah dan sunnah yang dijaga umat.
Poin penting
- Al-Qur’an sebagai mukjizat abadi
- Menyempurnakan akhlak
- Rahmatan lil alamin
- Akhlak adalah dakwah yang paling terang
- Kesabaran di Makkah dan ketegasan beradab di Madinah saling melengkapi
- Penutup nubuwwah menuntut kita menjaga sunnah, bukan menunggu nabi baru
Pelajaran untuk santri
- ✓ Akhlak adalah dakwah yang paling terang
- ✓ Kesabaran di Makkah dan ketegasan beradab di Madinah saling melengkapi
- ✓ Penutup nubuwwah menuntut kita menjaga sunnah, bukan menunggu nabi baru
- ✓ Rahmat Islam bersifat universal: adil, ihsan, dan ilmu
Dalil dan rujukan
- 1. Al-Qur’an QS Al-Ahzab 33:40
- 2. Al-Qur’an QS Al-Anbiya 21:107
- 3. Hadits HR Muslim no. 8 , hadits Jibril: Islam, iman, ihsan
- 4. Kitab As-Sirah an-Nabawiyyah — Ibnu Hisyam (w. 218 H) , seluruh kitab; kelahiran hingga wafat
- 5. Kitab Al-Bidayah wan-Nihayah — Ibnu Katsir (w. 774 H) , as-Sirah an-Nabawiyyah
- 6. Kitab Tarikh ar-Rusul wal-Muluk — Ath-Thabari (w. 310 H) , sirah Nabi ﷺ
Untuk tafsir mendalam: Ibn Katsir, Al-Qurthubi, dan jalur guru bersanad. Hindari israiliyyat yang bertentangan dengan akidah.



