Imam al-Haramain al-Juwaini
Abdul Malik bin Abdullah al-Juwaini an-Naisaburi
Digelari Imam al-Haramain karena mengajar di Makkah dan Madinah. Guru Imam al-Ghazali, pemimpin Madrasah Nizhamiyah Naisabur, pengarang Al-Burhan dalam ushul fiqih.
📖 Kisah & Kontribusi
Ketika fitnah menimpa kaum Asy’ari di Naisabur, ia hijrah ke Hijaz dan mengajar di dua tanah haram selama empat tahun. Wazir Nizhamul Mulk kemudian memanggilnya kembali dan mendirikan Nizhamiyah untuknya. Dari majelisnya lahir al-Ghazali; menjelang wafat ia berpesan agar umat kembali kepada aqidah orang-orang tua di Naisabur, aqidah yang sederhana dan selamat.
📚 Karya utama
- • Al-Burhan fi Ushul al-Fiqh
- • Al-Irsyad (aqidah)
- • Nihayatul Mathlab (fiqih)
- • Al-Waraqat
🌱 Murid
- Imam al-Ghazali
- Al-Kiya al-Harrasi
Rujukan biografi
- 1. Kitab Siyar A’lam an-Nubala’ — Adz-Dzahabi (w. 748 H) , jilid 18
- 2. Kitab Thabaqat asy-Syafi’iyyah al-Kubra — Tajuddin as-Subki (w. 771 H) , jilid 5
- 3. Kitab Wafayat al-A’yan — Ibnu Khallikan (w. 681 H)
🌟 Warisan Keilmuan
Imam al-Haramain al-Juwaini adalah salah satu ulama besar Ahlussunnah wal Jama'ah yang karyanya menjadi rujukan pesantren di Nusantara. Beliau menjaga sanad keilmuan yang bersambung hingga Rasulullah ﷺ melalui para sahabat dan tabi'in.



