Apakah Nasheed 'Tajdar-e-Haram' Mengandung Syirik?
22 Jun 2026, 23.01

Nasheed 'Tajdar-e-Haram' menjadi perbincangan karena kemungkinan mengandung syirik, terutama pada lirik 'Irham lana' yang tampaknya ditujukan kepada Nabi Muhammad SAW.
Shaykh Faraz Rabbani menjawab pertanyaan ini dan memberikan penjelasan tentang apakah nasheed tersebut mengandung syirik dan apakah pendengar harus bertobat.
Penjelasan Shaykh Faraz Rabbani
Menurut Shaykh Faraz Rabbani, perlu dipertimbangkan konteks dan niat di balik lirik tersebut.
Pendengar harus memahami bahwa lirik 'Irham lana' sebenarnya ditujukan kepada Allah SWT, bukan langsung kepada Nabi Muhammad SAW, karena Nabi tidak memiliki kemampuan untuk mengucapkan rahmat atau ampunan.
Oleh karena itu, pendengar tidak perlu bertobat hanya karena mendengarkan nasheed tersebut, tetapi tetap harus berhati-hati dalam memahami dan menginterpretasikan liriknya.
Bacaan ini bagian dari ikhtiar SantriOnline dalam membina generasi muslim Indonesia: aqidah yang kukuh, adab yang hidup, ilmu yang terus tumbuh, dan keterampilan yang siap dipakai.



