AS Mengangkat Sanksi Iran Setelah Perundingan
22 Jun 2026, 23.00

Amerika Serikat mengangkat sanksi terhadap Iran setelah perundingan yang dianggap membuat kemajuan. Sanksi ini diangkat sementara hingga 21 Agustus. Iran diizinkan untuk memproduksi dan menjual minyak dengan menggunakan dolar AS.
Perundingan di Swiss
Perundingan antara AS dan Iran berlangsung di Swiss. Perundingan ini dipimpin oleh Wakil Presiden AS JD Vance dan Mohammad Bagher Ghalibaf dari Iran. Pakistan dan Qatar bertindak sebagai mediator dalam perundingan ini.
Menurut Menteri Keuangan AS Scott Bessent, sanksi diangkat karena Iran membuka jalur laut di Selat Hormuz dan mengizinkan inspektor Badan Energi Atom Internasional (IAEA) untuk memasuki negara tersebut. Namun, pemerintah Iran membantah bahwa mereka tidak bernegosiasi tentang isu nuklir dan tidak membuat komitmen baru tentang inspeksi.
Tanggapan Iran
Iran menyatakan bahwa mereka tidak akan membuat perjanjian tentang inspeksi tanpa persetujuan parlemen dan Dewan Keamanan Nasional Suprem. Iran juga menegaskan bahwa mereka tidak akan menerima inspeksi yang tidak sesuai dengan prosedur yang ada.
Diplomasi
Perundingan ini juga diikuti dengan kegiatan diplomatik yang cukup intens. Beberapa pejabat tinggi AS dan negara lainnya mengumumkan kunjungan ke negara-negara di Timur Tengah. Ini termasuk kunjungan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio ke Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Kuwait.
Bacaan ini bagian dari ikhtiar SantriOnline dalam membina generasi muslim Indonesia: aqidah yang kukuh, adab yang hidup, ilmu yang terus tumbuh, dan keterampilan yang siap dipakai.



