AS Pertimbangkan Pindah Basis Militer ke Israel
26 Jun 2026, 05.00

Amerika Serikat sedang mempertimbangkan perubahan pada kehadiran militer di Timur Tengah, terutama karena serangan Iran terhadap basis militer di negara-negara Teluk. Menurut laporan dari The Wall Street Journal, pejabat AS mempertimbangkan untuk mengurangi kehadiran militer di Kuwait dan Arab Saudi, serta membangun kembali basis angkatan laut di Bahrain yang rusak parah akibat serangan Iran.
Pentagon belum mengungkapkan kerusakan tersebut secara publik. Salah satu pilihan yang dibahas adalah memindahkan beberapa basis dan operasi AS ke Israel, seperti dilaporkan oleh surat kabar tersebut. Markas komando dan setidaknya satu lusin bangunan lainnya rusak parah, menurut laporan yang mengutip anggota dinas aktif dan mantan anggota militer AS, analisis citra satelit, dan rekaman media sosial.
Serangan-serangan ini telah memicu penilaian kembali tentang kerentanan basis AS yang berada dalam jangkauan rudal dan drone Iran. Dalam perspektif Islam Aswaja, penting untuk memahami bahwa konflik dan ketegangan di Timur Tengah seringkali melibatkan kompleksitas politik, keamanan, dan agama. Oleh karena itu, umat Islam harus selalu berusaha mencari penyelesaian yang damai dan adil, serta menghindari tindakan yang dapat memperburuk situasi.
