AS Pertimbangkan Pindahkan Pangkalan di Teluk ke Israel

26 Jun 2026, 11.00

Thumbnail AS Pertimbangkan Pindahkan Pangkalan di Teluk ke Israel

AS mempertimbangkan untuk memindahkan beberapa pangkalannya di Teluk ke Israel setelah menjadi sasaran serangan Iran awal tahun ini.

Laporan dari Wall Street Journal

Menurut laporan dari Wall Street Journal, AS mempertimbangkan untuk memindahkan pangkalan di Bahrain dan mengurangi kehadiran di Kuwait dan Arab Saudi. Dua pejabat yang dikutip dalam laporan tersebut menyarankan AS dapat memindahkan beberapa pangkalan ke Israel.

Pada akhir Februari, Iran meluncurkan serangan balasan terhadap AS di Teluk setelah dimulainya serangan AS-Israel terhadap Iran. Pangkalan Angkatan Laut AS di Bahrain menjadi sasaran serangan berulang kali antara akhir Februari dan Juni, dengan kerusakan parah pada markas komando dan setidaknya satu lusin bangunan lainnya.

Perang AS-Iran

Pada 28 Februari, Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memulai perang AS-Israel terhadap Iran untuk "menghilangkan ancaman yang mendesak dari rezim Iran". Tujuan utama mereka adalah menghancurkan total program nuklir dan infrastruktur militer Iran.

Sementara itu, di AS, sentimen publik terhadap perang Iran tampaknya telah bergeser tajam setelah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Islamabad dengan Iran, yang bertujuan untuk mengakhiri kekerasan selama 60 hari sementara AS dan Iran bernegosiasi tentang syarat-syarat untuk mengakhiri perang secara permanen.

Menurut survei nasional dari Universitas Quinnipac, 60 persen pemilih AS berpikir bahwa tindakan militer AS terhadap Iran "tidak sepadan". Survei tersebut juga menunjukkan bahwa perjanjian tersebut telah melemahkan persepsi kemampuan AS untuk mencapai tujuan utamanya, dengan 61 persen percaya bahwa Iran masih mungkin mengembangkan senjata nuklir.

Dirangkum dari: Middle East Eye