Erdogan Tolak Rencana Israel Mengakui Genosida Armenia

1 Jul 2026, 05.00

Thumbnail Erdogan Tolak Rencana Israel Mengakui Genosida Armenia

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menolak usulan Israel untuk mengakui pembantaian massal Armenia oleh Kekaisaran Ottoman selama Perang Dunia I sebagai genosida.

Erdogan menanggapi langkah Israel tersebut dengan membalikkan tuduhan itu kepada Israel terkait tindakannya terhadap warga Palestina di Gaza.

Latar Belakang

Usulan ini disetujui oleh kabinet Israel pada hari Minggu, namun masih memerlukan persetujuan parlemen.

Hubungan antara Israel dan Turki terus memburuk.

Sejarawan memperkirakan bahwa hingga 1,5 juta orang Armenia terbunuh oleh pasukan Ottoman sekitar waktu Perang Dunia I, yang secara luas dianggap oleh para sarjana sebagai genosida pertama di abad ke-20.

Turki membantah bahwa pembunuhan tersebut merupakan genosida, dengan alasan bahwa jumlah korban telah dilebih-lebihkan dan bahwa mereka yang terbunuh adalah korban perang saudara dan kerusuhan.

Dirangkum dari: Middle East Eye