Iran Siap Perang Meski Utamakan Diplomasi
1 Jul 2026, 05.00

Iran menyatakan bahwa mereka sedang memprioritaskan diplomasi dengan Amerika Serikat, namun tetap siap untuk perang jika perlu. Utusan utama Iran, Mohammad Bagher Qalibaf, menegaskan bahwa Iran berkomitmen pada dialog, tetapi juga siap untuk respons militer jika dialog tidak membawa hasil.
Perundingan dengan AS
Qalibaf mengungkapkan hal ini dalam sebuah wawancara di televisi negara, ketika delegasi Iran dan AS akan mengadakan diskusi terpisah di Doha.
Ia menambahkan bahwa pertemuan saat ini difokuskan pada implementasi komitmen yang telah disepakati dalam nota kesepahaman yang ditandatangani antara Tehran dan Washington.
Qalibaf juga menyatakan bahwa Iran tidak akan memasuki negosiasi lebih lanjut sampai kondisi dalam nota kesepahaman tersebut dipenuhi.
