Iran Tuduh AS Ajukan Tuntutan Berlebihan
23 Mei 2026, 11.00
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menuduh Amerika Serikat (AS) mengajukan tuntutan berlebihan dalam perundingan. Hal ini disampaikan Araghchi saat melakukan panggilan telepon dengan Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres.
Tekad Diplomasi
Araghchi menyatakan bahwa Iran tetap berkomitmen pada diplomasi, meskipun AS melakukan pengkhianatan terhadap diplomasi dan agresi militer terhadap Iran. Menurutnya, AS juga memiliki posisi yang kontradiktif dan mengajukan tuntutan berlebihan secara berulang-ulang.
Dirangkum dari: Middle East Eye
