IRGC Akan Balas Serangan AS Lebih Kuat
28 Jun 2026, 11.01

Badan Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan akan membalas serangan Amerika Serikat (AS) dengan lebih kuat dari sebelumnya.
Juru bicara IRGC, Hossein Mohebbi, mengungkapkan kepada media negara Iran bahwa 'musuh adalah musuh yang mengingkari komitmennya, licik, dan tidak dapat dipercaya'. Menurutnya, AS dapat mengambil tindakan tertentu pada saat atau tahap negosiasi apa pun.
Ancaman Balasan
Mohebbi menambahkan, 'Apa pun tindakan musuh, kita telah merespons dan akan terus merespons'. Ia juga menekankan bahwa jika AS mengingkari komitmennya dan melanggar gencatan senjata, IRGC akan membalas dengan lebih kuat dari sebelumnya.
Menurut Mohebbi, IRGC memandang langkah-langkah AS sebagai hal yang wajar karena mereka sudah mengenal sifat musuh.
Dalam perspektif Islam, penting untuk memahami konsep jihad dan pembelaan diri dengan cara yang tepat dan sesuai dengan ajaran agama. Dalam Al-Qur'an, Allah SWT berfirman, 'Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, tapi jangan melampaui batas, karena Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas' (QS. Al-Baqarah: 190).
