Istighatha, Minta Tolong pada Nabi atau Wali, Apakah Syirik?

22 Jun 2026, 23.01

Thumbnail Istighatha, Minta Tolong pada Nabi atau Wali, Apakah Syirik?

Istighatha adalah istilah yang digunakan untuk meminta tolong melalui perantara, seperti Nabi atau seorang wali yang saleh. Pertanyaan yang sering muncul adalah apakah istighatha ini termasuk syirik atau tidak.

Menurut Shaykh Faraz Rabbani, istighatha dapat dibenarkan jika dilakukan dengan keyakinan bahwa Allah adalah satu-satunya yang dapat melakukan sesuatu, dan perantara hanya sebagai wasilah atau sarana.

Keyakinan yang Benar

Keyakinan yang benar dalam beristighatha adalah meyakini bahwa Allah adalah satu-satunya yang memiliki kekuatan dan kemampuan untuk melakukan sesuatu, sedangkan perantara hanya sebagai sarana atau wasilah.

Dengan demikian, seseorang dapat meminta tolong kepada seorang wali untuk sebuah kebutuhan, seperti memohon anak, kesembuhan, atau perlindungan, asalkan dilakukan dengan keyakinan yang benar.

Bacaan ini bagian dari ikhtiar SantriOnline dalam membina generasi muslim Indonesia: aqidah yang kukuh, adab yang hidup, ilmu yang terus tumbuh, dan keterampilan yang siap dipakai.

Dirangkum dari: SeekersGuidance