Mengenal Fard, Wajib, dan Kufur dalam Mazhab Hanafi

6 Jun 2026, 11.01

Thumbnail Mengenal Fard, Wajib, dan Kufur dalam Mazhab Hanafi

Dalam Mazhab Hanafi, kewajiban (fard) ditetapkan berdasarkan dalil qat'i, sehingga penolakan terhadap fard dianggap sebagai kufur. Sementara itu, penolakan terhadap kewajiban (wajib) tidak dianggap sebagai kufur.

Penetapan Dalil Qat'i

Dalil qat'i ditetapkan berdasarkan kesepakatan ulama dan dalil-dalil yang jelas dalam Al-Qur'an dan Hadits. Dalam komponen shalat, zakat, dan haji, dalil qat'i ditetapkan untuk menentukan kewajiban dan rukun-rukun yang harus dipenuhi.

Penolakan terhadap fard, seperti penolakan terhadap kewajiban shalat atau zakat, dianggap sebagai kufur karena bertentangan dengan dalil qat'i. Namun, penolakan terhadap wajib, seperti penolakan terhadap sunnah atau amalan tambahan, tidak dianggap sebagai kufur.

Bacaan ini bagian dari ikhtiar SantriOnline dalam membina generasi muslim Indonesia: aqidah yang kukuh, adab yang hidup, ilmu yang terus tumbuh, dan keterampilan yang siap dipakai.

Dirangkum dari: SeekersGuidance